Supply Chain Management adalah area dimana dewasa ini sangat menarik bagi akademisi dan industri. Secara umum supply chain adalah jaringan dari fasilitas yang membeli bahan baku, mengubahnya menjadi barang jadi dan mengirimkannya kepada konsumen lewat sistem distribusi (Huang et al, 2002). Supply chain terdiri dari berbagai macam elemen, dan ada dua pendekatan pada supply chain management, yaitu pendekatan top-down dan pendekatan bottom-up. Pendekatan top-down mengatur supply chain melalui perencanaan strategis terpusat yang diikuti dengan membagi eksekusi tugas sedangkan pendekatan bottom-up memeriksa elemen individu dari supply chain dan berusaha untuk mencari solusi yang paling optimal. (Huang et al., 2002). Namun, lingkungan yang terus berubah dan kompleksitas dari supply chain menjadikan pendekatan top-down lebih praktis dan efektif. Faktanya sebagian besar praktek supply chain management industri dewasa ini bergantung pada pengambilan keputusan tingkat tinggi dari senior management. (Huang et al., 2002).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar