Minggu, 23 Oktober 2022

Makna Penguatan Identitas Bangsa (skripsi, tesis, dan disertasi)


Penguatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sesuai
dengan makna kata dasarnya “kuat”, penguatan yang mengandung
makna menambahkan kekuatan pada sesuatu yang dianggap begitu
kuat. Penguatan tersebut sebagai respons terhadap suatu perilaku
seseorang yang dapat meningkatkan suatu tingkah laku seseorang
dengan baik. Penguatan tersebut di dorong dengan adanya rasa kuat
atau percaya diri seseorang untuk memberikan respons yang baik,
makna penguatan tersebut untuk menguatkan mental, kebiasaan, sikap
dan motivasi diri. Makna dari penguatan tersebut memberikan dampak
yang sangat baik terutama dengan adanya penguatan identitas sebuah
bangsa, identitas sebagai jati diri yang timbul dari diri seseorang guna
sebagai mennjadikan sebuah identitas sebuah bangsa itu sendiri, dengan
adanya pribadi dari seseorang.
Nasionalisme rasa adalah upaya untuk mementingkan keutuhan
negara. Kohn (Bauto, 2013: 50) Menyatakan bahwa, “nasionalisme
adalah a sense of belonging suatu paham yang menyatakan bahwa
loyalitas tertinggi individu harus diserahkan kepada bangsa dan
negara”. Nasionalisme artinya mempertahankan kepentingan bangsa 
dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan. Sejalan dengan
pendapat tersebut, Hazem Zaki Nuseibeh (Bauto, 2013: 50)
berpendapat bahwa, “nasionalisme merupakan peleburan antara rasa
cinta tanh air atau nasinalitet dengan jiwa patriotisme. Seiring dengan
era globalisasi ini maka nasionalisme dikalangan generasi muda
semakin luntur”.
Sikap nasionalisme memberikan inspirasi terhadap kaum muda
saat ini yang hampir punah yang senantiasa mengabaikan sikap
nasionalisme terhadap suatu bangsa dan mencintai sebuah bangsa
sebagai suatu identitas nasional yang seharusnya di cintai dan
perjuangkan. Seiring dengan perkembangan waktu, sikap kepedulian
terhadap memperjuangkan bangsa secara tidak sadar sikap nasionalisme
mulai saat ini semakin luntur tidak adanya rasa yang timbul untuk
mengingat dan mengenang perjuangan yang telah bersusah payah
memperjuangkan sebuah jatidiri bangsa.

Tidak ada komentar: