Leader-Member Exchange merupakan teori yang berfokus pada hubungan
dan interaksi (dyadic exchange) antara atasan dan bawahan. Dimana seorang
atasan mengembangkan suatu hubungan timbal balik yang berbeda dengan
masing-masing individu sebagai bawahan. Pillai, Scandura dan Williams (1999:
746), bahwa “leader-member exchange is defined as the quality of the
relationship between a superior and a subordinate and has bees related to a
number outcomes”. Pengertian tersebuut menjelaskan leader-member exchange
didefinisikan sebagai kualitas hubungan antara atasan dan bawahan dan
dihubungkan dengan jumlah hasilnya (outcomes).
Vecchio (1995: 374) memberikan definisi leader-member exchange
sebagai berikut: “… it focuses on the influence of subordinates on the leader
behavior and the topic of subordinate participation in decision making”.
Dijelaskan bahwa fokus dari leader-member exchange adalah bagaimana
pengaruh bawahan pada perilaku pemimpinnya dan partisipasi bawahan
merupakan topik dalam pengambilan keputusan.
Selanjutnya, Yukl (2005: 140) memberikan definisi yang dikutip dari
Dansereau, Graen dan Haga pada tahun 1975 “bahwa teori leader-member
exchange menjelaskan bagaimana para pemimpin mengembangkan hubungan
pertukaran yang berbeda sepanjang waktu dengan berbagai bawahan.” Hubungan
pertukaran terbentuk atas dasar kesesuaian pribadi dan kompetensi serta
kemampuan dapat diandalkan dari bawahan (Graen dan Cashman,1975).
Hal ini juga diungkapkan oleh Dansereau, Graen, & Haga, 1975; Graen &
Cashman, 1975, yang menyebutkan “Leader-member exchange (LMX) theory
describes the role making processes between a leader and each individual
subordinate and the social exchange relationship that develops over time”. LMX
teori menjelaskan proses pembentukan peran antara pemimpin dan masing-masing
bawahan dan hubungan timbal balik pribadi yang berkembang dari waktu ke
waktu. Premis dasar dari teori ini adalah bahwa para pemimpin mengembangkan
hubungan timbal balik tersebut secara terpisah dengan masing-masing bawahan.
Graen dan Cashman (1975) menyatakan bahwa hubungan pertukaran terbentuk
atas dasar kompatibilitas pribadi dan kompetensi bawahan dan kemampuan yang
bias diandalkan. Karena keterbatasan waktu dan energi, banyak pemimpin yang
mengembangkan hubungan timbal balik yang erat dengan hanya beberapa
bawahan yang terpercaya (Graen, 1975; Graen & Schuman, 1978).
Menurut Graen dan Schuman (1987), Vecchio dan Gobdel (1984) (dalan
Truckenbordt,2000) terdapat dua macam hubungan dyadic vertical (Vertical
dyadic exchange) yang dibangun oleh seorang atasan dan bawahannya, yaitu
hubungan berkualitas tinggi (high quality relationship with the in group) dan
hubungan berkualitas rendah (low quality relationship with the out group).
a. Hight Quality Leader Member Exchange
Hubungan yang positif antara seorang atasan dengan bawahannya,
dimana melibatkan adanya kepercayaan, hormat, otonomi, bimbingan,
saling ketergantungan, pembagian keuntungan dan dukungan yang
saling timbal balik.
b. Low Quality Leader Member Exchange
Hubungan antara seorang atasan dan bawahannya dimana hubungan
timbal balik ini dikarakteristikkan dengan adanya interaksi formal
yang terbatas, bonus dan juga kesempatan yang terbatas, tidak adanya
kepercayaan satu dengan yang lain dan juga dukungan yang rendah.
Dari beberapa pengertian tersebut, dapat diketahui bahwa secara umum pengertian
leader member exchange adalah kualitas hubungan antara atasan dan bawahan
yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi. Hubungan yang saling
mempengaruhi antara atasan dan bawahan ini dapat terjalin dalam bentuk yang
berbeda pada setiap bawahan, karena pemimpin melakukan hubungann timbal
balik terhadap bawahannya secara personal.
Sabtu, 22 Oktober 2022
Pengertian Leader-Member Exchange (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar