Sebuah konsep desain haruslah memiliki korelasi dengan value atau kualitas dari
sebuah brand. Signifikansi dari sebuah brand yang berupa posisi dari brand
tersebut, dan bagaimana menghadapi para kompetitor, dapat dikomunikasikan
melalui visual, yaitu logo dan identitas visual (Landa, 2011, hlm. 241-242). Landa
(2011) juga menambahkan bahwa sistem identitas visual dapat berfungsi sebagai
pendukung kegiatan yang bertujuan untuk membangun sebuah konsensus
(persetujuan yang bersifat general dan disetujui secara bersama) (hlm. 243).
Landa (2011) membagi beberapa jenis dari identitas visual sebagai
berikut:
− Perubahan nama
− Pembaharuan perusahaan, produk, jasa atau suatu kelompok.
− Merancang ulang identitas visual untuk menyesuaikan dengan keadaan
target dengan tujuan untuk menjaga kerelevanan.
− Mendesain ulang logo yang sudah ada, merubah target segmentasi, atau
mendefinisikan ulang suatu brand.
− Penggabungan antara dua brand: mendesain ulang logo untuk
menggantikan logo yang telah ada sebagai bentuk representasi dari
penggabungan dan nilai dari perusahaan yang baru (hlm. 240-241)
Minggu, 23 Oktober 2022
Fungsi dan Jenis Identitas Visual (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar