Sabtu, 22 Oktober 2022

Dampak Turnover (skripsi, tesis, dan disertasi)


Tiga konsekuensi dari terjadinya turnover, yang akan mengganggu
keefektifan organisasi, yaitu: biaya organisasi, gangguan operasional dan
demoralisasi keanggotaan organisasi (Staffelbach, 2008: 15). Dalam biaya
organisasi, perusahaan akan mengalami kerugian pada separation cost, replacement
cost, dan training cost.
Pada separation cost, mencakup biaya yang dikeluarkan untuk wawancara
karyawan yang keluar menjadi terbuang sia-sia, fungsi administrasi yang terganggu
terkait dengan penghentian yang menyebabkan kegiatan perusahaan kurang efektif
dan efisien, serta biaya pesangon yang harus dikeluarkan. Replacement cost meliputi
biaya iklan yang harus dikeluarkan untuk mencari karyawan baru, biaya yang harus
dikeluarkan untuk mewawancarai calon karyawan baru. Training cost melipui biaya
pelatihan kinerja dan norma yang berlaku diperusahaan, menyebarluaskan informasi
yang relevan untuk kegiatan yang dilakukan organisasi, partisipasi dalam kegiatan
on-the-job training.
Selanjutnya, turnover yang terjadi akan mengganggu operasional perusahaan.
Hilangnya anggota kunci atau anggota yang penting dalam sebuah perusahaan dapat
mempengaruhi kemampuan anggota yang tersisa lainnya untuk memenuhi tugas
pekerjaan mereka, karena biasanya tugas mereka memiliki ketergantungan satu sama
lain.
Dan yang terakhir, turnover akan mengganggu demoralisasi keanggotaan
organisasi. Demoralisasi keanggotaan organisasi mengacu pada dampak turnover
yang terjadi pada sikap dari karyawan yang tersisa. Jika seseorang memilih untuk
meninggalkan posisi alternatif di lingkungan eksternal, mungkin akan memicu
perasaan reflektif terhadap anggota yang tersisa, seperti mempertanyakan motivasi
mereka sendiri untuk tetap berada di dalam perusahaan. Dengan demikian, turnover
dapat menyebabkan penurunan sikap terhadap organisasi.

Tidak ada komentar: