Minggu, 23 Oktober 2022

Sophistication berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek perusahaan (skripsi, tesis, dan disertasi)


Hogg & Abrams dalam teori identitas sosial berpendapat bahwa identitas sosial
sebagai suatu rasa keterkaitan, rasa peduli dan juga rasa bangga sebagai seorang
anggota dalam suatu kelompok tertentu. Highhouse dkk (2007) dapat menunjukkan
bahwa teori identitas sosial dapat menjadi dasar untuk memahami brand personality
sebagai daya tarik perusahaan. Aaker (1997) mengembangkan dimensi-dimensi brand
personality ke dalam lima dimensi. Salah satu dimensi di dalamnya adalah dimensi
sophistication (kecanggihan).
Sophistication merupakan dimensi yang memiliki sifat gaya hidup “kelas atas”,
ini di anggap memberikan status yang lebih tinggi kepada karyawan. Merek perusahaan
“kelas atas” dan menawan dapat menghasilkan pengaruh yang positif. Menurut
penelitian sebelumnya menunjukkan pentingnya merek perusahaan yang bergengsi
untuk menciptakan daya tari merek bagi pelamar yang potensial (Lievens, 2007) atau
loyalitas karyawan (Davies, 2008). Persepsi tentang merek perusahaan yang maju dapat
memicu perasaan bangga, sama seperti teori identita sosial yang di jelaskan oleh Tajfel
bahwa identitas sosial ini bisa menimbulkan emosi anggota saat bergabung dengan
kelompok. Bisa emosi tentang keterlibatan, rasa peduli, dan rasa bangga ( Tajfel dalam
Hogg & Abrams, 1998)

Tidak ada komentar: