Sabtu, 10 April 2021

Pengertian Work-To-Family Conflict (skripsi dan tesis)


Pekerjaan dan keluarga merupakan dua hal yang saling terkait dan sangat penting bagi semua orang. Mengintegrasikan kedua hal tersebut amatlah sulit apabila orang tersebut sudah menikah dan mempunyai anak. Oleh Karena itu konflik akan muncul ketika seseorang harus membuat pilihan diantara dua peran yang harus dijalani (peran dalam keluarga dan pekerjaan) sehigga orang tersebut harus menjalankan peran ganda yaitu sebagai suami/istri, orang tua, anak dan karyawan. Menurut Mangkunegara (2007:155), konflik adalah suatu pertentangan yang terjadi antara apa yang diharapkan oleh seseorang terhadap dirinya, orang lain, organisasi dengan kenyataan apa yang diharapkan. Menurut Robbins dan Judge (2015:183), konflik peran (role conflict) adalah suatu situasi yang mana individu dihadapkan oleh ekspektasi peran yang berbeda-beda. Sedangkan menurut Greenhause dan Beutell (1985) dalam Buhali dan Margaretha (2013:18), work-to-family conflict adalah suatu bentuk konflik antar peran dimana tekanan peran dari pekerja dan keluarga domain yang saling kompatibel dalam beberapa hal. Sedangkan menurut Martin et al, dalam Amalia (2010:203), work-to-family conflict adalah suatu keadaan yang terjadi ketika pekerjaan seseorang mengganggu atau mempengaruhi kehidupan keluarganya