Tajfel & Turner (1979) dalam teori identitas sosialnya mengatakan bahwa
identitas sosial seseorang ditentukan dari kelompok mana ia tergabung. Highhouse dkk
(2007) dapat menunjukkan bahwa teori identitas sosial dapat menjadi dasar untuk
memahami brand personality sebagai daya tarik perusahaan. Brand personality dapat
mengembangkan ikatan emosional yang kuat, yaitu kepercayaan (Biel, 1993 dalam
Bouhlel et al, 2009). Bouhlel et al menjelaskan bahwa konsumen memanfaatkan merek
untuk membangun dan mempertahankan identitas diri mereka (Fiske, 1982 dalam
Bouhlel et al, 2009).
Rampl & Kenning (2012) berpendapat bahwa di dalam penelitian yang mereka
lakukan, excitement mungkin sangat berguna untuk membangkitkan emosi terkait
dengan merek perusahaan tertentu, karena dimensi ini terkait erat dengan gairah yang
merupakan salah satu emosi manusia ( Holbrook & Batra, 1987; Russell dkk, 1989).
Minggu, 23 Oktober 2022
Excitement berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek perusahaan (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar