Menurut Marcia (Desmita, 2008) pembentukan identitas diri memerlukan
adanya dua elemen penting, yaitu eksplorasi (krisis) dan komitmen. Eksplorasi
menunjuk pada suatu masa di mana seseorang berusaha menjelajahi berbagai
alternatif pilihan yang ada, serta menetapkan dan memberikan perhatian terhadap
alternatif tersebut. Sedangkan komitmen merujuk pada usaha membuat keputusan
mengenai pekerjaan atau ideologi, serta menentukan berbagai strategi untuk
merealisasikan keputusan tersebut. Seseorang dikatakan memiliki komitmen bila
elemen identitasnya berfungsi mengarahkan tindakannya, dan selanjutnya tidak
membuat perubahan yang berarti terhadap elemen identitas tersebut.
Halim (2010) menyatakan untuk dapat merasakan peranan masa depan
dalam masyarakat, remaja harus mengetahui kedudukan identitasnya (identity
status), karena kedudukan identitas adalah bagian penting dalam pembentukan
identitas diri. Bagaimana individu pada masa remaja melalui proses pembentukan
identitas, peneliti aliran Erikson, James Marcia (Desmita, 2008) mengemukakan
bahwa terdapat empat status identitas, tergantung dari cara menyelesaikan krisis
identitas
Minggu, 23 Oktober 2022
Perkembangan Status Identitas (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar