Sabtu, 22 Oktober 2022

Social Exchange Theory (skripsi, tesis, dan disertasi)


Model kepemimpinan dari Leader-Menber Exchange (LMX) sangat
bergantung pada kerangka social exchange theory yang dikemukakan oleh Blau
(1964, dalam Truckenbrodt, 2000). Bahwa hubungan timbal balik yang saling
menguntungkan (mutual resiprocation) merupakan bentuk dasar dari interaksi
manusia. Menurut Wayne dan Green (1993), social exchange model menjadi
dasar untuk memahami teori LMX. Social exchange yang dimaksud di sini
didasari oleh “norm of reciprocity” yang dikembangkan oleh Gouldner (1960,
dalam Truckenbrodt,2000), dimana dia membahas mengenai hubunngan timbal
balik (reciprocital) sebagai sebuah “mutually contingent exchange of benefit
between two or more unit” yang dapat diartikan sebagai sebuah kumpulan
pertukaran diantara dua unit orang atau lebih yang bersifat saling menguntungkan.
Dalam postulat teori LMX, seorang pemimpin hanya bisa membuat
sebuah interaksi sosial yang erat (exchange) dengan beberapa orang bawahannya
(yang dianggap penting). Hal ini dikarenakan adanya kendala waktu dan
sumberdaya yang tidak mencukupi. Namun, hubungan interpersonal tersebut akan
terus berkembang menjadi sebuah dyadic relationship (Graen, 1976: Graen dan
Cashman, 1975; Graen dan Scandura, 1987; Liden dan Graen 1980, dalam
Truckerbordt, 2000). Para bawahan yang tidak termasuk dalam lingkaran lingkup
hubungan tersebut diklasifikasikan sebagai out-group. Yang dimaksud in-group
dalam sebuah group exchange menurut Dansereau (1975, dalam 
Trucekbordt,2000) adalah apabila terdapat adanya dukungan yang bersifat timbal
balik serta ada pengaruh yang saling menguntungkan di dalam kelompok tersebut.
Anggota dari in-group akan menunjukkan perilaku yang berujuan
meningkatkan efisiensi kantor dan memberikan keuntungan bagi supervisor
(atasan). Contoh tindakan dari in-group adalah menjawab telepon ketika sekertaris
sedang tidak ada, mengerjakan tugas orang lain ketika keadaan darurat, atau juga
sedang tidak ada . para bawahan akan melakukan perilaku-perilaku diatas sebagai
bagian dari exchange (pertukaran) dengan atasan dan juga dengan organisasinya.
Persepsinya, tipe hubungan seperti ini akan memberi keuntungan baik bagi
bawahan maupun bagi atasan.

Tidak ada komentar: