Minggu, 23 Oktober 2022

Kepercayaan Merek (skripsi, tesis, dan disertasi)


Kepercayaan merek dipahami sebagai suatu sikap untuk bersedia memiliki
keyakinan pada keandalan dan kejujuran terhadap merek tertentu (Moorman dkk, 1993;
Morgan & Hunt, 1994) sehingga ekspetasi dan resiko menjadi komponen penting dari
definisi kepercayaan merek (Delgado Ballester & Munuera Aleman, 2005 hal.188).
Kepercayaan terhadap merek juga diakui sebagai dasar perilaku memilih sebuah merek
(Luk & Yip, 2008). Menurut Morgan & Haunt (1994) dalam Sorayaei dan Hasanzadeh
(2013) berpendapat bahwa keputusan untuk percaya terhadap merek akan
menimbulkan sikap loyalitas terhadap merek. Sementara menurut Aaker (1997),
kepercayaan merek merupakan kemauan konsumen untuk bergantung pada
kemampuan dari sebuah merek dalam melaksanakan fungsinya.
Karakteristik dari merek perusahaan dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan
konsumen terhadap merek tersebut. Karakteristik ini meliputi reputasi perusahaan,
motivasi, dan integritas perusahaan. Karakterisrik konsumen dengan merek merupakan
dua hal yang saling mempengaruhi. Oleh sebab itu, jika ada kesesuaian antara
kepribadian konsumen dengan merek perusahaan akan mempengaruhi kepercayaan
terhadap merek. Kepercayaan terhadap merek adalah semacam rasa aman bagi
konsumen. Menurut Delgado et al (2003), kepercayaan terhadap merek adalah perasaan
aman yang dimiliki konsumen akibat adanya interaksi terhadap merek.
Kepercayaan merek juga dapat dipengaruhi oleh evaluasi konsumen terhadap
merek baik secara langsung (merasakan atau menggunakan ) maupun secara tidak
langsung (iklan dan informasi dari orang lain). Kepercayaan merek dalam konsep
employer branding diakui sebagai dasar perilaku karyawan dalam memutuskan
pilihannya untuk bekerja atau bertahan pada perusahaan. Kepercayaan merek memiliki
3 dimensi yang telah dijabarkan oleh Gurchiev & Korchia (2002), yaitu kredibilitas
(credibility), integritas (integrity), dan kebajikan (benevolence) :
a. Kredibilitas (credibility)
Kredibilitas merupakan sesuatu hal yang bisa dipercaya
b. Integritas (integrity)
Integrity adalah bertindak secara konsisten sesuai dengan nilai – nilai dan
kebijakan organisasi serta kode etik profesi.
c. Kebajikan (benevolence)
Benevolence adalah bagaimana penjual berperilaku baik terhadap
konsumen dan bagaimana penjual melayani konsumen dengan baik

Tidak ada komentar: