Minggu, 29 Agustus 2021

Pemimpin Ideal (skripsi dan tesis)


Secara garis besar, seorang pemimpin idealnya memiliki tiga kategori umum,
yakni (Arep, 2002:241) :
a. Kemampuan menganalisa dan menarik kesimpulan yang tepat. Ia harus
mampu menganalisa sesuatu masalah, situasi atau serangkaian keadaan
tertentu dan menarik kesimpulan-kesimpulan yang tepat.
b. Kemampuan untuk menyusun suatu organisasi serta dapat menyeleksi dan
menempatkan orang-orang yang tepat untuk mengisi jabatan dalam
organisasi yang bersangkutan.
c. Kemampuan untuk membuat sedemikian rupa, agar organisasi yang
bersangkutan berjalan lancar untuk menuju tujuan, cita-cita dan putusan
dari tingkat yang lebih tinggi kepeda bawahan-bawahannya, agar tujuan
dan putusan-putusan itu dapat diterima dengan baik.
Ketiga kemampuan tersebut, idealnya dimiliki oleh seseorang pemimpin agar
organisasi maju dan berkembang.Yang harus diingat, fungsi pemimpin juga harus
dapat memotivasi staf/pegawainya.Untuk itu, paling tidak ada 8 watak atau sifat dari
seseorang pemimpin yang efektif dalam memotivasi pegawai untuk meningkatkan
produktivitas kerjanya. Mampu untuk menimbulkan kepercayaan pada diri orang lain.
Untuk itu dibutuhkan sejumlah persyaratan yang harus dipunyai oleh seorang
pemimpin, yakni :
a. Harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang alat-alat teknis dan
prosedur-prosedur yang dipergunakan oleh para pegawainya, sehingga ia
dapat member petunjuk-petunjuk dalam mengoprasikan alat-alat setra
prosedur-prosedur yang diperlukan. Pengetahuan dan pengertian tentang
garis-garis besar kebijaksanaan organisasi.
b. Seorang pemimpin harus senantiasa setia memegang teguh setiap
ucapannya. Ia harus senantiasa menepati janjinya, jika ingin menanam
kepercayaan bawahannya. Seorang pepemimpin harus mampu
memberikan penilaian yang baik terhadap semua permasalahan, baik
yang bersifat kedinasan maupun yang bersifat pribadi.
c. Tabah dalam usahanya untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin
harus mempunyai keyakinan yang teguh atas segala sesuatu yang ingin
dicapainya. Tegasnya ia harus tabah dan tekun untuk mencari cara-cara
melakukan sesuatu sampai mendapatkan yang paling tepat untuk
mencapai tujuan organisasi.
d. Kemampuan untuk memberikan pengertian tanpa menimbulkan
kesalahpahaman dalam dalam menjelaskan/mengemukakan tujuan
organisasi kepada pihhak lain. Kemampuan untuk mendengarkan secara
simpatik, baik berupa usul-usul maupun berupa kritikan dari pihak lain
maupun dari pihak bawahannya.
e. Senantiasa menaruh minat yang tulus dan ikhlas terhadap orang lain, tulus
terhadap kesejahteraan bagi pihak yang dipimpinnya.
f. Kemampuan untuk memahami manusia serta reaksinya. Seorang
pemimpin harus paham benar akan manusia baik manusia sebagai
individu maupun sebagai anggota kelompok dan mengetahui mengapa ia
bertindak sedemikian rupa.
g. Seseorang pemimpin harus senantiasa waspada untuk selalu bersikap
objektif dan jangan sampai membiarkan putusannya dipengaruhi oleh
sentiment orang lain.
Seseorang pemimpin harus senantiasa bersikapterus terang dan transparan. Ia
tidak boleh membiarkan orang lain berkata terhadap dirinya ; “ia selalu
inginrahasia dan tertutup.

Tidak ada komentar: