Menurut Tery (Kartono 1995:13) bahwa kepemimpinan adalah aktivitas
mempengaruhi orang-orang agar mereka berusaha mencapai tujuan-tujuan
kelompoknya. Selanjutnya Ordway Teod juga berpendapat bahwa kepemimpinan
merupakan kegiatan mempengaruhiorang-orang agar bekerjasama untuk mencapai
tujuan yang mereka inginkan. Selain itu, Young (dalam kartono 1998) ikut mendifisikan
juga bahwa kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan
pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu
berdasarkan akseptasi atau penerimaan oleh kelompoknya dan memiliki keahlian khusus
yang tepat bagi situasi khusus.
Berdasarkan dari pendapat diatas maka dapat disimpukan bahwa esensi
kepemimpinan adalah upaya untuk mempengaruhi orang lain dimana seorang pemimpin
memiliki berbagai cara atau gaya kepemimpinan tertentu dan salah satunya adalah gaya
kepemimpinan tranformasional.
Menurut Bass (1990) (dalam Swandari, 2003) bahwa kepemimpinan
Tranformasional adalah pemimpin yang mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi
bawahnnya dengan cara-cara tertentu (Yulk, 1989). Kepemimpinan tranformasional
dibangun dari dua kata yaitu kepemimpinan (Leadership) dan tranformasional
(tranformasional). Istilah tranformasional berasal dari kata to tranform yang artinya
mengtranformasikan atau merubah suatu bentuk menjadi bentuk lainnya yang berbeda
seperti mengtranformasikan dari visi menjadi sebauh realita atau merubah sesuatu yang
potensial menjadi aktual. (Mulyono, 2009)
Teori tranformasional sering disebut sebagai teori-teori relasional kepemimpinan
(Relational Theories Of Leadership). Teori ini berfokus pada hubungan yang terbentuk
antara pimpinan dengan pengikutnya. Pemimpin memotivasi dan mengilhami atau
mengispirasi orang dengan membantu anggota kelompok memahami posisinya untuk
kemudian di tranformasikan menjadi prilaku nyata dalam rangka penyelesaian tugas
pokok dan fungsi dalam kebersamaan. Pemimpin tranformasional berfokus pada kinerja
dengan melibatkan bawahan dengan melibatkan bawahan anggota kelompok. Pemimpin
tranformasional biasanya memiliki etika yang tinggi dan standart moral. (Aan
Komariah, 2005)
Pemimpin tranformasional adalah agent perubahan yang bertindak sebagai
kasalitator yaitu memiliki peran untuk merubah sistem kearah yang lebih baik.
Kasalitator adalah sebutan lain dari untuk pemimpin tranformasional karena memiliki
peran untuk meningkatkan segala sumber daya manusia yang ada dan berusaha
menimbulkan semangat dan daya kerja cepat semaksimal mungkin. Pimpinan
tranformasional selalu tampil sebagai pelopor da n pembawa perubahan. (Aan
Komariah, 2005)
Dengan Demikian dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan tranformasional
adalah kepemimpinan yang mampu menciptakan perubahan dalam sebuah organisasi
dengan cara-cara tertentu agar organisasi atau intitusi terus melakukan perkembangan
demi kemajuan serta dapat mewujudkan visi yang telah disepakati dalam suatu
organiasi.
Minggu, 29 Agustus 2021
Kepemimpinan Tranformasional (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar