Teori The Bird in the Hand adalah teori yang menjelaskan bahwa
investor menghendaki pembayaran deviden yang tinggi atau dapat
dikatakan kebijakan deviden adalah relevan dan dibutuhkan investor.
Alasan yang sering dikemukakan dalam memilih teori deviden relevan ini
karena ada anggapan bahwa mendapat deviden tinggi saat ini resikonya
lebih kecil daripada mendapat capital gain di masa yang akan datang. Teori Bird in The Hand dikemukakan oleh Gordon (1959) dan
Lintner (1956). Menurut teori ini, investor atau pemegang saham akan
lebih suka kepastian pembagian deviden daripada janji akan dibagikan
deviden lebih besar di waktu mendatang. Teori ini dapat diilustrasikan
dengan satu burung di tangan akan lebih bernilai, daripada banyak burung
di langit. Begitu pula para pemegang saham atau investor yang memiliki
karakter tidak suka bertaruh, yang lebih memilih untuk mendapat
keuntungan melalui pembayaran deviden di masa sekarang daripada
menunggu capital gain di masa mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar