Kamis, 29 Juli 2021

Periklanan (skripsi dan tesis)

Menurut Gitosudarmo (2008) adalah: Periklanan adalah merupakan alat utama bagi perusahaan untuk mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio, majalah, televisi ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang di pinggir jalan atau tempat-tempat yang strategis. Menurut Kotler dan Amstrong (2012) iklan adalah segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara non personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran. Menurut Bearden dan Ingram (2007) iklan adalah elemen komunikasi pemasaran yang persuasif, non personal, dibayar oleh sponsor dan disebarkan melalui saluran komunikasi massa untuk mempromosikan pemakaian barang, atau jasa.Sedangkan menurut Swatsha dan sukojo (2003) periklanan adalah komunikasi non individu, dengan sejumlah biaya, melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba, serta individu-individu. Istilah periklanan berbeda dengan iklan, karena iklan adalah beritanya itu sendiri, sedangkan periklanan adalah prosesnya, yaitu suatu program kegiatan untuk mempersiapkan berita tersebut dan menyebarluaskan kepada pasar. Sedangkan iklan yang baik terdiri dari: 1. Pentingnya periklanan. Merupakan gambaran Sejauh mana periklanan yang ditampilkan bermanfaat bagi konsumennya. Hal ini perlu diperhatikan dalam pembuatan iklan karena kosumen dewasa biasanya akan lebih memilih manfaat produk atau value dari sebuah produk di bandingkan dengan dengan produk yang hanya mengikuti trend. Disini dalam pembuatan iklan harus di perhatikan dengan sungguh-sungguh hal apa saja yang harus ditampilkan dalam iklan sehingga iklan yang ditampilkan dapat bermanfaat bagi konsumen. 2. Motivasi periklanan. Dimana periklanan yang ditampilkan mampu memotivasi konsumen agar memilih produk yang di promosikan. Periklanan dapat bersifat membujuk atau mempengaruhi terutama kepada pembeli-pembeli yang potensial, dengan menyatakan bahwa produk yang dihasilan adalah produk yang lebih baik dari pada produk lainnya. Iklan yang sifatnya membujuk tersebut lebih baik dipasang pada media- media seperti televisi, atau majalah. Iklan seperti ini biasanya dapat menimbulkan pandangan positif terhadap masyarakat. 3. Periklanan yang menghibur. Merupakan periklanan yang ditampilkan harus menarik dan menhibur agar konsumen tertarik melihatnya. Disini periklanan dapat menciptakan kesan pada masyarakat untuk melakukan pembelian secara rasional dan ekonomi. Adanya sebuah iklan akan mempunyai suatu kesan tertentu tentang apa yang di iklankan. Dalam hal ini, pembuat iklan selalu berusaha unuk menciptakan iklan yang sebaik-baiknya atau dapat menaikan gengsi, misalnya dengan menggunakan warna, ilustrasi bentuk, dan layout yang menarik 4. Frekuensi penanyangan Merupakan seberapa sering jumlah penayangan iklan yang dilakukan oleh perusahaan di media promosi untuk menyapa konsumennya. Sebelum konsumen memilih suatu produk, terkadang konsumen ingin mengetahui fungsi dan kegunaan produk tersebut. Ada pula sebagian orang yang ingin dibujuk terlebih dahulu sebelum memilih produk. Periklanan merupakan salah satu alat komunikasi yang sangat efisien bagi perusahaan atau para penjual. Maka dari itu, semakin sering iklan ditampilkan maka semakin banyak pula konsumen yang akan tertarik untuk memilih produk yang di iklankan 5. Pengaruh periklanan terhadap kualitas produk. Merupakan seberapa jauh sebuah iklan yang ditampilkan samsung sudah sesuai dengan kualitas yang telah dijelaskan dalam iklan. Dalam hal ini konsumen diharapkan akan memperoleh gambaran tentang produk yang di iklankan sehingga konsumen akan merasa yakin untuk memilih produk tersebut. Dapat disimpulkan bahwa iklan merupakan suatu bentuk komunikasi massa yang menggunakan radio, surat kabar, majalan, dan sebagainya. Sehingga advertising mempunyai sifat non personal dan merupakan suatu alat untuk mempromosikan produk atau jasa tanpa mengadakan kontak langsung serta si pemasang iklan harus membayar dengan tarif tertentu yang berlaku. Kegiatan periklanan berarti kegiatan menyebarluaskan berita (informasi) kepada pasar (masyarakat/konsumen). Masyarakat perlu diberitahu siapa (sponsor) yang bertindak melalui media iklan tersebut. Dalam hal ini pihak sponsor membayar kepada media yang membawakan berita itu. Kegiatan periklanan ini adalah suatu alat untuk membuka komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli, sehingga keinginan konsumen dapat terpenuhi dalam cara yang efisien dan efektif, dalam hal ini komunikasi dapat menunjukkan cara-cara untuk mengadakan pertukaran yang saling memuaskan.

Tidak ada komentar: