Jumat, 30 Juli 2021
Citra Merek Hijau (skripsi dan tesis)
Kotler & Keller (2009) menyatakan bahwa citra merek merupakan suatu
persepsi dan keyakinan yang dipegang oleh konsumen, yang selalu di ingat
pertama kali saat mendengar slogan dan tertanam di benak konsumen.
Green brand image didefinisikan sebagai suatu rangkaian persepsi dan
asosiasi dalam pikiran konsumen pada suatu merek tertentu yang memiliki
komitmen dan peduli terhadap pelestarian lingkungan (Cretu & Brodie, 2007).
Merek hijau adalah merek yang konsumen mengasosiasikan dengan konversi
lingkungan dan bisnis yang berkelanjutan praktek. Merek tersebut menarik bagi
konsumen yang menjadi lebih sadar akan kebutuhan untuk melindungi
lingkungan. Sebuah merek hijau dapat menambahkan titik jual yang unik untuk
produk dan dapat meningkatkan citra perusahaan. Namun, jika perusahaan
ditemukan atau dianggap melebih-lebihkan praktek hijau yang dapat dikritik
sebagai greenwash. Citra Merek menurut Keller (2003) adalah anggapan tentang merek yang
direfleksikan konsumen dan berpegang pada ingatan konsumen, dan cara berpikir
tentang sebuah merek dalam pemikiran mereka secara abstrak, sekalipun mereka
tidak berhadapan langsung dengan produk pada saat mereka memikirkannya.
Citra merek memiliki tiga komponen pendukung, yaitu:
1. citra pembuat (corporate image), merupakan sekelompok asosiasi yang
diperkirakan pembeli pada sebuah perusahaan yang memproduksi barang
atau jasa.
2. citra pengguna (user image), merupakan sekelompok asosiasi yang
menjadi anggapan pembeli pada pengguna barang atau jasa.
3. citra produk (product image), merupakan sekelompok asosiasi yang
menjadi anggapan oleh pembeli pada suatu barang atau jasa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar