Jumat, 30 Juli 2021
Ekuitas Merek Hijau (skripsi dan tesis)
Ekuitas merek (brand equity) adalah nilai tambah yang diberikan pada
produk dan jasa. Ekuitas merek dapat tercermin dalam cara konsumen berpikir,
merasa, dan bertindak dalam hubungannya dengan merek, dan juga harga, pangsa
pasar, dan profitabilitas yang diberikan merek bagi perusahaan, Kotler & Keller
(2009).
Aaker (2009) dalam Kotler & Keller (2009) memandang ekuitas merek
sebagai kesadaran merek (brand awareness), loyalitas merek, dan asosiasi merek
yang bersama-sama menambah atau mengurangi nilai yang diberikan sebuah
produk atau jasa. Menurut Aaker (2009), manajemen merek dimulai dengan
mengembangkan identitas merek sekumpulan asosiasi merek yang unik yang
mewakili tujuan dan janji merek kepada pelanggan, sebuah citra merek yang
aspirasional. Elemen merek adalah alat pemberi nama dagang yang mengidentifikasikan
dan mendiferensiasikan merek. Sebagai besar merek kuat menerapkan berbagai
elemen merek. Ada enam kriteria utama untuk memilih elemen merek. Tiga yang
pertama dapat diingat, berarti, dan dapat disukai adalah “pembangunan merek”.
Tiga yang terakhir dapat ditransfer, dapat disesuaikan, dan dapat dilindungi adalah
kriteria “defensif” dan berhubungan dengan cara mempengaruhi dan melindungi
ekuitas elemen merek dalam menghadapi peluang dan keterbatasan, (Kotler &
Keller 2009).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar