Kamis, 29 Juli 2021
Dimensi Kepercayaan Merek (skripsi dan tesis)
Menurut Mcallister dalam Julius, dkk (2014:157) dimensi kepercayaan
merek adalah sebagai berikut :
1. Pengalaman pribadi
Kejadian yang pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb) baik
yang sudah lama atau baru saja terjadi. Hal ini disebabkan oleh konsumen
melakukan penilaian sebelum membeli. Karakteristik merek yang berkaitan
dengan kepercayaan merek meliputi dapat diramalkan, mempunyai reputasi,
dan kompeten. Contohnya: Seperti pengalaman seseorang saat mengunakan
produk/barang tertentu lalu memberikan kesan-kesan tertentu tentang produk
itu kepada orang lain.
2. Pengetahuan tentang perusahaan
Ketika suatu entitas dipercaya oleh konsumen, maka bagian-bagian kecil
dari entitas tersebut juga cenderung dipercaya oleh konsumen. Dilihat dari
sudut perusahaan dan produk yang dihasilkan, perusahaan yang lebih besar
merupakan entitas yang lebih besar pula, sementara merek merupakan bagian
kecil. Jadi konsumen yang menaruh kepercayaan pada perusahaan maka akan
menaruh pula kepercayaan pada merek produk yang dihasilkan perusahaan
tersebut.
c. Refrensi yang didapat dari orang lain
Opini orang lain bahwa merek baik dan dapat dipercaya. Bila konsumen
merasa bahwa orang lain berpendapat bahwa perusahaan yang berada dibalik
merek yang dipilihnya terkenal adil dan bijaksana, konsumen tersebut akan
merasa lebih aman dalam menerima dan menggunakan produk perusahaan
tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, persepsi konsumen
bahwa perusahaan memiliki reputasi kesetaraan sangat berkaitan erat dengan
kepercayaan konsumen terhadap merek tersebut.
d. Rasa hormat
Integritas dari suatu perusahaan merupakan persepsi konsumen yang
sesuai dengan prinsip-prinsip yang logis, misalnya berlaku jujur. Jika
perusahaan dirasakan mempunyai integritas, maka merek produknya akan
dipercaya oleh konsumen. Jika konsumen menganggap pendapat orang lain
bahwa perusahaan dibalik sebuah merek adalah benar dan jujur, maka
konsumen akan merasakan lebih aman dalam memakai dan menggunakan
merek perusahaan tersebut. Dengan kata lain bahwa kepercayaan akan lebih
besar terhadap merek tersebut.
e. Iklan
Iklan gratis melalui komunikasi dari mulut ke mulut yaitu etika suatu
produk komplek, sulit dievaluasi dan ada resiko dalam pengambilan
keputusannya pelanggan yang merasa terpuaskan biasanya menyampaikan
informasi yang kuat tentang pelanggan yang diterima dari perusahaan kepada
orang lain. periklanan ini yang lebih efektif dari apapun yang mungkin
dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Jadi yang
dimaksud iklan dalam kepercayaan merek disini yaitu kepercayaan konsumen
terhadap sesuatu produk lalu mempromosikan merek tersebut kepada orang
lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar