Kamis, 29 Juli 2021

Kesadaran Merek (skripsi dan tesis)

Menurut Surachman (2008)brand awareness adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tertentu. Brand awareness mempunyai empat level (tingkatan), yaitu sebagai berikut: 1. Unaware brand (tidak menyadari merek) adalah tingkat terendah dalam piramida merek, dimana konsumen tidak menyadari adanya suatu merek. 2. Brand recognition (pengenalan merek) adalah tingkat minimal kesadaranmerek di mana hal ini penting ketika seorang pemebeli memilih suatu merek pada saat melakukan pembelian. 3. Brand recall (pengingatan kembali merek) adalah pengingatan kembali terhadap merek tanpa lewat bantuan karena berbeda dengan tugas pengenalan. 4. Top of mind (puncak pikiran) adalah merek yang pertama kali diingat ketika konsumen ditanya tentang kategori suatu produk yang dapat diingat kembali secara spontan tanpa bantuan. Peran kesadaran merek terhadap ekuitas merek dapat dipahami dengan membahas bagaimana kesadaran merek menciptakan suatu nilai. Penciptaan suatu nilai dapat dilakukan dengan empat cara: 1. Anchor to which other association can be attached, artinya suatu merek dapat digambarkan seperti suatu jangkar dengan beberpa rantai. Rantai menggambarkan asosiasi merek tersebut. 2. Familiarity-Liking, artinya dengan mengenal merek akan menimbulkan rasa terbiasa terutama untuk produk – produk yang bersifat low involment (keterlibatan rendah) seperti pasta gigi, tissue, dan lain – lain. Suatu keterlibatan dapat menimbulkan keterkaitan kesukaan yang kadang – kadang dapat menjadi suatu pendorong dalam membuat keputusan. 3. Substance/Commitment, kesadaran akan nama akan menandakan keberdaan, komitmen, dan inti yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Suatu merek dapat dikenal karena program iklan yang ekstensif, jaringan distribusi yang luas, ekstensi yang sudah lama dalam industry. 4. Brand to consider, langkah pertama dalam suatu proses pembelian adalah menyeleksi dari suatu kelompok merek – merek yang dikenal untuk mempertimbangkan merek mana yang akan diputuskan untuk dibeli. Merek yang memiliki top of mind yang tinggi akan memiliki nilai yang tinggi. Jika merek tidak dapat disimpan dalam ingatan merek tersebut tidak dipertimbangkan di benak konsumen. Kesadaran merek dapat di capai dengan beberapa cara berikut: a). Pesan yang disampaikan harus mudah diingat dan tampil beda dibandingkan dengan lainnya serta harus ada hubungan antara merek dengan kategori produknya. b). Memakai slogan yang menarik sehingga membantu konsumen untuk mengingat merek. c). Hendaknya symbol yang dipakai dapat dihubungkan dengan mereknya.  d). Perluasan nama merek dapat dipakai agar merek semakin banayak diingat pelanggan. e). Melakukan pengulanagn untuk meningkatkan pengingatan karena membentuk ingatan lebih sulit dibandingkan membentuk pengenalan.

Tidak ada komentar: