Jumat, 30 Juli 2021
Konsep Pemasaran Hijau (skripsi dan tesis)
Kotler (2005) mendefinisikan bahwa pemasaran adalah proses sosial yang
dengan proses tersebut individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas
mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain. American
Marketing Assosiation (AMA) dalam Situmorang (2011) mendefinisikan bahwa
green marketing merupakan pemasaran produk yang aman bagi lingkungan. Hal
tersebut mencakup beberapa aspek dalam proses produksi, penggunaan kemasan
produk maupun pemasaran kepada konsumen sebagai produk yang ramah
lingkungan. Lozada (2000) mendefinisikan green marketing sebagai aplikasi dari
alat pemasaran untuk memfasilitasi perubahan yang memberikan kepuasan
organisasi dan tujuan individual dalam melakukan pemeliharaan, perlindungan,
dan konservasi pada lingkungan fisik.
Kepedulian pada lingkungan diintegrasikan pada strategi, kebijakan dan
proses pada organisasi. Hal ini menuntun pengaruh aktivitas pemasaran pada
lingkungan alami, juga mendorong praktek yang menghilangkan dan
meminimalisasi efek yang merugikan. Filosofi dari pembangunan yang
berkelanjutan menyediakan dorongan tambahan pada green marketing dengan
menekankan bahwa perlindungan lingkungan bukan berarti menghilangkan
kesejahteraan ekonomi, tetapi sebaliknya mendorong pemikiran kembali tentang
bagaimana mengaitkan pemasaran dengan perlindungan lingkungan.
8
Pendekatan green marketing pada area produk meningkatkan integrasi dari
isu lingkungan pada seluruh aspek dari aktivitas perusahaan, mulai dari formulasi
strategi, perencanaan, penyusunan, sampai produksi dan penyaluran/distribusi
dengan pelanggan. Lozada (2000) mengatakan bahwa “perusahaan akan dapat
memperoleh solusi pada tantangan lingkungan melalui strategi marketing, produk,
dan pelayanan agar dapat tetap kompetitif”. Hal ini termasuk pada:
1. Teknologi baru untuk menangani limbah dan polusi udara
2. Standarisasi produk untuk menjamin produk yang ramah Lingkungan
3. Menyediakan produk yang benar-benar alami
4. Orientasi produk lewat konservasi sumber daya dan yang lebih memperhatikan
kesehatan.
Solusi ini memastikan peran serta perusahaan dalam memahami kebutuhan
masyarakat dan sebagai kesempatan perusahaan untuk mencapai keunggulan
dalam industri Lozada (2000). Mereka juga menggunakannya sebagai kesempatan
potensial untuk pengembangan produk atau pelayanan. Misalnya dengan
menggunakannya pada merek produknya. Walaupun demikian, banyak juga yang
memandang perubahan ini sebagai ancaman atau sesuatu yang potensial
menambah pengeluaran perusahaan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar