Kamis, 29 Juli 2021
Hubungan dengan Merek (Brand Relationship/Association) (skripsi dan tesis)
Hubungan dengan merek dapat disebut juga dengan asosiasi merek,
asosiasi merek berhubungan atas semua hal yang berkaitan dengan ingatan
mengenai merek (Aaker, 2002). Menurut Kotler (1997) atribut produk terdiri dari
kualitas, desain, dan fitur. Kualitas dijelaskan lebih lanjut oleh Kotler sebagai
kinerja (performance), unjuk kerja (conformance), keandalan (reliability),
kemudahan diperbaiki (repairbility), gaya (style), daya tahan (durability), dan
desain (design). Asosiasi tidak hanya eksis, tetapi juga memiliki suatu tingkat
kekuatan. Keterkaitan pada suatu merek akan lebih kuat apabila dilandasi pada
banyak pengalaman atau penampakan untuk mengkomunikasikannya. Asosiasi
merek dapat menciptakan suatu nilai bagi perusahaan dan para pelanggan, karena
dapat membantu proses penyusunan informasi untuk membedakan merek yang
satu dari merek yang lain (Simamora, 2003).
Asosiasi yang menunjukkan fakta bahwa produk dapat digunakan untuk
mengekspresikan gaya hidup, kelas sosial, dan peran professional yang
mengekspresikan asosiasi-asosiasi yang memerlukan aplikasi produk dan tipe-tipe
oarang yang menggunakan produk yang menjual, atau wiraniaga (Susanto, 2004).
Suatu merek yang telah mapan akan memiliki posisi yang menonjol dalam suatu
kompetisi karena didukung oleh berbagai asosiasi yang kuat (Aaker, 1997: 160-
161).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar