Volatilitas merupakan pengukuran statistik untuk fluktuasi harga
selama periode tertentu (Firmansyah, 2006). Ukuran tersebut menunjukkan
fluktuasi harga dalam periode yang singkat dan tidak mengukur tingkat harga,
melainkan derajat variasinya dari satu periode ke periode lainnya.
Dalam siklus pergerakan harga saham, terdapat gerak naik dan turun
atau fluktuasi pada tiap satuan waktu. Jarak antara harga terendah dan harga
tertinggi dalam suatu satuan waktu sebuah harga saham dapat diterjemahkan
dalam konsep volatilitas harga. Sedangkan stock price volatility adalah
rentang jarak antara harga tertinggi dengan harga terendah suatu saham dalam
pasar modal pada periode tertentu. Untuk mengukur rasio dari suatu saham
dapat dilihat dari volatilitas saham tersebut (Hashemijoo, 2012).
Stock price volatility yang lebih besar menggambarkan adanya
keuntungan atau kerugian yang lebih tinggi pada kurun waktu jangka pendek.
Harga saham yang mempunyai daya volatilitas tinggi, dapat berubah
sewaktu-waktu dan sulit untuk diprediksi. Stock price volatility merupakan
resiko sistemik yang dihadapi oleh investor (Guo, 2002). Dari hal tersebut
dapat diartikan bahwa semakin besar volatilitas, semakin besar pula
keuntungan atau kerugian dalam jangka waktu yang singkat (Khaled, 2011).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar