Notoatmodjo (2010) masyarakat yang sedang menderita suatu spenyakit
namun mereka tidak merasakan kesakitan akibat penyakit tersebut sudah jelas
tidak akan bertindak apapun untuk mengobati penyakit tersebut. Akan tetapi
apabila mereka merasakan kesakitan dari sebuah penyakit yang dideritanya maka
akan muncul berbagai perilaku dan usaha. Beberapa respon orang apabila sakit
adalah sebagai berikut:
a. Tidak ada tindakan apapun (no action). Faktor penyebabnya diantaranya
karena penyakit yang diderita tidak menimbulkan kesakitan sehingga tidak
mengganggu aktifitas sehari-hari. Mungkin mereka berpersepsi bawasannya
penyakit tersebut akan hilang apabila dibawa kerja. Alasan lain yang sering
terdengar adalah jauhnya keberadaan penyedia pelayanan kesehatan, para
petugasnya judes, tidak simpati, ketakutan biaya dan lain sebagainya.
b. Perilaku mengobati penyakit sendiri (self treatment), dengan faktor penyebab
sama dengan yang telah diuraikan diatas, dengan faktor lain berdasarkan
pengalaman sakit sebelumnya mereka mengobati penyakit sendiri dan sudah
mendatangkan kesembuhan. Seperti kerokan, minum jamu, pijat, membeli
obat diwarung.
c. Mencari pengobatan tradisional ( traditional treatment ), konsep ini masih
banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan. Mereka cenderung melakukan
pengobatan tradisional apabila sakit. Pada masyarakat yang tinggal di
pedesaan dan hidup sederhana permasalahan sehat atau sakit masih erat
kaitannya dengan sosial-budaya, jadi perilaku mereka mencari pengobatan
juga berorientasi pada sosial-budaya yang secara turun menurun mereka
lakukan. Jenis pengobatannya seperti pergi ke dukun untuk menyembuhkan
penyakitnya.
8
d. Mencari pengobatan yang berfasilitas modern seperti Puskesmas, Rumah
Sakit, Dokter Praktek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar