Selasa, 28 September 2021

Respon Terhadap Sakit (skripsi dan tesis)

Notoatmodjo (2010) masyarakat yang sedang menderita suatu spenyakit namun mereka tidak merasakan kesakitan akibat penyakit tersebut sudah jelas tidak akan bertindak apapun untuk mengobati penyakit tersebut. Akan tetapi apabila mereka merasakan kesakitan dari sebuah penyakit yang dideritanya maka akan muncul berbagai perilaku dan usaha. Beberapa respon orang apabila sakit adalah sebagai berikut: a. Tidak ada tindakan apapun (no action). Faktor penyebabnya diantaranya karena penyakit yang diderita tidak menimbulkan kesakitan sehingga tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. Mungkin mereka berpersepsi bawasannya penyakit tersebut akan hilang apabila dibawa kerja. Alasan lain yang sering terdengar adalah jauhnya keberadaan penyedia pelayanan kesehatan, para petugasnya judes, tidak simpati, ketakutan biaya dan lain sebagainya. b. Perilaku mengobati penyakit sendiri (self treatment), dengan faktor penyebab sama dengan yang telah diuraikan diatas, dengan faktor lain berdasarkan pengalaman sakit sebelumnya mereka mengobati penyakit sendiri dan sudah mendatangkan kesembuhan. Seperti kerokan, minum jamu, pijat, membeli obat diwarung. c. Mencari pengobatan tradisional ( traditional treatment ), konsep ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan. Mereka cenderung melakukan pengobatan tradisional apabila sakit. Pada masyarakat yang tinggal di pedesaan dan hidup sederhana permasalahan sehat atau sakit masih erat kaitannya dengan sosial-budaya, jadi perilaku mereka mencari pengobatan juga berorientasi pada sosial-budaya yang secara turun menurun mereka lakukan. Jenis pengobatannya seperti pergi ke dukun untuk menyembuhkan penyakitnya. 8 d. Mencari pengobatan yang berfasilitas modern seperti Puskesmas, Rumah Sakit, Dokter Praktek.

Tidak ada komentar: