Interaksi sosial adalah hubungan antara individu satu dengan individu
yang lain, individu satu dapat mempengaruhi individu yang lain atau
sebaliknya, jadi terdapat adanya hubungan yang saling timbal balik.
Hubungan tersebut dapat antara individu dengan individu, individu dengan
kelompok, atau kelompok dengan kelompok (Sarwono, 2015).
Interaksi Sosial adalah hubungan timbal balik antara dua orang atau
lebih dan masing-masing orang yang terlibat di dalamnya memainkan
peran secara aktif. Dalam interaksi juga lebih dari sekedar terjadi hubungan
antara pihak- pihak yang terlibat, melainkan terjadi saling mempengaruhi.
Stimulasi dan tanggapan antara manusia (Sarwono, 2015).
Di dalam interaksi sosial ada kemungkinan individu dapat
menyesuaikan dengan yang lain, atau sebaliknya. Pengertian penyesuaian
di sini dalam arti yang luas, yaitu bahwa individu dapat meleburkan diri
dengan keadaan di sekitarnya, atau sebaliknya individu dapat mengubah
lingkungan sesuai dengan keadaan dalam diri individu, sesuai dengan apa
yang diinginkan oleh individu yang bersangkutan (Sarwono, 2015).
Thibaut dan kelly, yang merupakan pakar dalam teori interaksi
mendefinisikan interaksi sebagai peristiwa yang saling mempengaruhi satu
sama lain ketika dua orang atau lebih hadir bersama, mereka menciptakan
satu hasil satu sama lain, atau berkomunikasi satu sam lain. Jadi pada setiap
kasus interaksi tindakan setiap orang bertujuan untuk memepengaruhi
individu lain. Chaplin mendefinisikan bahwa interaksi merupakan
hubungan sosial antara beberapa individu yang bersifat alami dimana
individu-indivu itu saling mempengaruhi satu sama lain secara serempak
(Sarwono, 2015).
Adapun Homans mendefinisikan interaksi sebagai suatu kejadian
dimana suatu aktivitas atau sentimen yang dilakukan oleh seseorang
terhadap individu lain diberi ganjaran atau hukuman dengan menggunakan
suatu aktivitas atau sentimen oleh individu lain yang menjadi pasangannya
(Sarwono, 2015).
Jadi konsep yang dikemukakan oleh Homans ini mengandung
pengertian bahwa suatu tindakan yang dilakukan seseorang dalam sautu
interaksi merupakan suatu stimulus bagi tindakan individu lain yang
menjadi pasangannya. Sedangkan Shaw mendefinisikan bahwa interaksi
adalah suatu pertukaran antarpribadi dimana masing-masing orang
menunjukkan perilakunya satu sama lain dalam kehadiran mereka, dan
masing-masing perilaku itu memepengaruhi satu sama lain (Sarwono,
2015).
Jadi, interaksi mengandung pengertian hubungan timbal balik antara
dua orang atau lebih, dan masing-masing orang yang terlibat di dalamnya
memainkan peran secara aktif. Dalam interaksi juga lebih sekedar terjadi
hubungan antara pihak-pihak yang terlibat melainkan terjadi saling
mempengaruhi (Sarwono, 2015).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar