Selasa, 28 September 2021

Struktur Keluarga (skripsi dan tesis)


Dari segi keberadaan anggota keluarga, maka keluarga dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu keluarga inti (nuclear family) dan keluarga batih (extended
family). Menurut Lee keluarga inti adalah keluarga yang didalamnya terdapat
tiga posisi social, yaitu : suami-ayah, istri-ibu, dan anak-sibling. Struktrur
keluarga demikian menjadikan keluarga sebagai orientasi bagi anak, yaitu
keluarga tempat ia dilahirkan. Menurut Berns adapun orang tua menjadikan
keluarga sebagai wahana prokreasi, karena keluarga inti terbentuk setelah
pasangan laki-laki dan perempuan menikah dan memiliki anak. Dalam
keluarga inti hubungan antara suami istri bersifat saling membutuhkan dan
mendukung layaknya persahabatan, sedangkan anak-anak tergantung pada
orang tuanya dalam hal pemenuhan kebutuhan afeksi dan sosialisasi (Lestari,
2016).
Menurut Lee Keluarga batih adalah keluarga yang didalamnya
menyertakan posisi selain ketiga posisi diatas. Bentuk pertama dari keluarga
batih yang banyak ditemui dimasyarakat adalah keluarga bercabang terjadi
manakala seorang anak, dan hanya seorang, yang sudah menikah masih
tinggal dalam rumah orang tuanya. Bentuk kedua dari keluarga batih adalah
keluarga berumpun (lineal family) terjadi manakala lebih dari satu anak yang
sudah menikah tetap inggal bersama kedua orang tuanya. Bentuk ketiga dari
keluarga batih adalah keluarga beranting (fully extended) terjadi manakala di
dalam suatu keluarga terdapat generasi ketiga (cucu) yang sudah menikah dan
tetap tinggal bersama (Lestari, 2016).

Tidak ada komentar: