Menurut Berns, keluarga memiliki lima fungsi dasar, yaitu sebagai
reproduks, sosialisasi/ edukasi, penugasan peran social, dukungan ekonomi,
dan dukungan emosi/ pemeliharaan. Fungsi keluarga sebagaimana
dikemukakan Shek yang terdiri atas tingkat kelentingan (resiliency) atau
kekukuhan (strength) keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan dapat
dijelaskan sebagai berikut (Ulfiah, 2016).
a. Kelentingan keluarga
Pendekatan kelentingan keluarga bertujuan untuk mengenali dan
membentengi proses interaksi yang menjadi kunci bagi kemampuan
keluarga untuk bertahan dan bangkit dari tantangan kehidupan yang
mengganggu.
b. Kekukuhan keluarga
Kekukuhan keluarga merupaka kualitas relasi didalam keluarga yang
memberikan sumbangan bagi kesehatan emosi dan kesejahteraan
(well_being). Defrain dan Stainnett mengidentifikasikan enam
karakteristik bagi keluarga yang kukuh, yaitu memiliki komitmen,
terdapat ketersediaan untuk mengungkapkan apresiasi, terdapat waktu
untuk berkumpul bersama, mengembangkan spiritualitas, menyelesaikan
konflik serta menghadapi tekanan dan krisis dengan efektif, dan memiliki
ritme (Ulfiah, 2016).
Menurut soelaeman, fungsi keluarga adalah sebagai berikut (Ulfiah,
2016).
a. Fungsi edukasi
Fungsi edukasi adalah fungsi keluarga yang berkaitan dengan
pendidikan anak khususnya dan pendidikan serta pembinaan anggota
keluarga pada umumnya.
b. Fungsi sosialisasi
Orang tua dan keluarga dalam melaksanakan fungsi sosialisasi ini
mempunyai kedudukan sebagai penghubung anak denga kehidupan social
dan norma-norma sosial, yang meliputi penerangan, penyaringan dan
penafsiran ke dalam bahasa yang dapat dimengerti dan ditangkap
maknanya oleh anak.
c. Fungsi proteksi atau fungsi perlindungan
Mendidik anak pada hakikatnya bersifat melindungi, yaitu
membentengi dari tindakan-tindakan yang akan merusak norma-norma.
d. Fungsi afeksi atau perasaan
Anak biasa merasakan atau menangkap suasana perasaan yang
melingkupi orang tuanya pada saat melakukan komunikasi. Kehangatan
yang terpancar dari aktivitas gerakan, ucapan mimik serta perbuatan orang
tua merupakan hal yang sangat penting dalam melaksanakan pendidikan
dalam keluarga.
e. Fungsi religious
Keluarga berkewajiban untuk mengikut sertakan anak dan anggota
keluarga lainnya kepada kehidupan beragama. Tujuannya bukan hanya
mengetahui kaidah-kaidah agama saja, tetapi untuk menjadi insan yang
beragama sehingga anggota keluarga sadar bahwa hidup hanya untuk
mencari ridha-Nya.
f. Fungsi ekonomis
Fungsi ekonomis keluarga meliputi pencariaan nafkah, perencanaan
pembelanjaan serta pemanfatannya. Dalam mendidik anak, keluarga
dengan fungsi ekonomisnya perlu diperhatikan karena jika tidak seimbang
dalam mengelola ini, maka akan berakibat pula pada perkembangan anak
dan pembentukan kepribadian.
g. Fungsi rekreatif
Fungsi rekraetif dapat terlaksanakan jika keluarga dapat menciptakan rasa
aman, nyaman, ceria agar dapat dinikmati dengan tenang, damai, dan jauh
dari ketegangan batin, sehingga memberikan perasaan yang bebas dari
tekanan.
h. Fungsi biologis
Fungsi biologis keluarga, yaitu berhubungan dengan kebutuhankebutuhan biologis anggota keluarga. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan
sandang, pangan, serta kebutuhan akan keterlindungan fisik, termasuk
didalamnya kehidupan seksual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar