Sebuah organisasi didirikan tentunya dengan suatu tujuan tertentu. Sementara
tujuan itu sendiri tidak sepenuhnya akan dapat dicapai jika karyawan tidak
memahami tujuan dari pekerjaan yang dilakukannya. Artinya, pencapaian tujuan
dari setiap pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan akan berdampak secara
menyeluruh terhadap tujuan organisasi. Oleh karena itu, seorang karyawan harus
memahami indikator-indikator kinerja sebagai bagian dari pemahaman terhadap
hasil akhir dari pekerjaannya.
Sementara itu, dalam kaitannya dengan indikator kinerja karyawan,
Simamora (1995) dalam Gaffar (2012) mengemukakan bahwa kinerja karyawan
dapat diukur dengan indikator-indikator sebagai berikut :
1. Kualitas Kerja, yaitu meliputi jumlah produksi kegiatan yang dihasilkan.
2. Kuantitas Kerja, yaitu berlaku sebagai standar proses pelaksanaan kegiatan
rencana organisasi.
3. Ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, yaitu pemenuhan kesesuaian waktu
yang dibutuhkan atau diharapkan dalam pelaksanaa kegiatan.
Indikator-indikator kinerja karyawan sebagaimana disebutkan diatas memberikan
pengertian bahwa pekerjaan yang dilakukan karyawan dilandasi oleh ketentuanketentuan dalam organisasi. Disamping itu, karyawan juga harus mampu
melaksanakan pekerjaannya secara benar dan tepat waktu.
Rabu, 29 September 2021
Indikator Kinerja (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar