Sabtu, 01 Mei 2021
Intensitas Persaingan (skripsi dan tesis)
Intensitas persaingan adalah
tingkat kompetisi yang dihadapi oleh
perusahaan dalam industri ritel. Secara
spesifik, intensitas persaingan berkaitan
dengan jumlah kompetitor lokal maupun
asing, frekuensi penggunaan teknik marketing
(seperti periklanan, aktivitas harga) untuk
mendapatkan market share dan jumlah dari
kompetitor yang menggunakan teknik ini dan
intensitas penggunaan teknik ini (Slater dan
Narver, 1994). Intensitas persaingan juga
dapat didefinisikan sebagai tingkatan
persaingan yang terjadi di dalam suatu
industri (Porter,1980). Menurut Porter (2008),
intensitas persaingan pada sebuah industri
dapat dipandang dari lima kekuatan antara
lain: 1. Ancaman Pendatang Baru (threat of
new entrants)
yaitu ancaman dari pendatang baru yang
masuk ke dalam industri sejenis, semakin
sulit tingkat masuk perusahaan baru ke
dalam industri maka ancaman yang
dihadapi perusahaan relatif ringan,
namun apabila perusahaan baru mudah
untuk masuk ke dalam industri maka
ancaman terhadap perusahaan relatif
besar.
2. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok
(bargaining power of suppliers)
yaitu kekuatan daya tawar pemasok,
tingkat kekuatan daya tawar pemasok
ditentukan jumlah dari pemasok tersebut,
apabila terdapat banyak pilihan pemasok
maka daya tawar perusahaan terhadap
pemasok menjadi tinggi, apabila terdapat
sedikit pilihan pemasok maka daya tawar
perusahaan terhadap pemasok menjadi
rendah.
3. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli
(bargaining power of buyers)
yaitu kekuatan daya tawar pembeli,
ditentukan oleh kemampuan
mempengaruhi industri untuk menekan
harga produk menjadi lebih murah,
kualitas produk yang lebih baik,
peningkatan kualitas pelayanan, serta
membandingkan perusahaan dengan
kompetitornya. Ketika pembeli dalam
suatu industri dapat beralih ke produk
lain dengan mudah, industri kesulitan
dalam mempertahankan pembeli, maka
semakin tinggi kekuatan daya tawar
pembeli.
4. Ancaman Produk Substitusi (threat of
substitute products)
yaitu ancaman dari produk atau jasa
pengganti, semakin murah dan mudah
didapatkan produk pengganti maka akan
semakin besar ancaman terhadap
perusahaan.
5. Persaingan di Dalam Industri (rivalry
among existing competitors)
yaitu persaingan di antara perusahaan
yang sudah ada dalam industri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar