Keterlibatan kerja adalah derajat dimana seseorang terlibat dan
berpartisipasi aktif dalam pekerjaannya, derajat dimana individu dikenal dari
pekerjaannya, dan menganggap prestasinya merupakan hal yang penting bagi
harga dirinya (Robin, 2001). Ia juga menyatakan keterlibatan kerja sebagai proses
partisipatif yang menggunakan seluruh kapasitas pekerja dan dirancang untuk
mendorong peningkatan komitmen bagi suksesnya suatu organisasi (Robin, 1996).
Selain itu, keterlibatan kerja juga dapat diartikan sebagai sejauh mana
seseorang memihak secara psikologis terhadap pekerjaannya dan menganggap
kinerjanya sebagai ukuran harga dirinya (Robin, 2001). Definisi tersebut juga
sejalan dengan pendapat Schultz dkk (1990) bahwa keterlibatan kerja merupakan
intensitas dan identifikasi psikologis individu terhadap pekerjaannya. Selanjutnya,
Blau & Boal (1987) mendefinisikan keterlibatan kerja sebagai identitas psikologi
individual terhadap tugas atau pekerjaaan tertentu.
11
Lodahl dan Kejner (dalam Cilliana & Mansoer, 2008) menyatakan
keterlibatan kerja adalah seberapa besar identifikasi secara psikologis individu
terhadap pekerjaannya. Makin besar individu tersebut mengidentifikasikan dirinya
dengan pekerjaannya, maka keterlibatan kerja semakin tinggi. Menurut Steers &
Porter (1991) keterlibatan kerja menunjukkan seberapa besar ketertarikan individu
terhadap tugas atau pekerjaannya.
Perot (dalam Kartiningsih, 2007) menambahkan bahwa keterlibatan kerja
adalah derajat sejauh mana individu merasa berpartisipasi secara aktif dalam
pekerjaannya atau sampai sejauh mana individu mencari ekspresi diri dan
aktualisasi diri dalam pekerjaannya. Karyawan dengan keterlibatan kerja yang
tinggi akan memihak pada jenis kerja yang dilakukan, melakukan pekerjaannya
dengan serius, peduli dengan pekerjaannya dengan cara menyumbangkan ide pada
pekerjaannya, dan dengan senang hati mematuhi peraturan perusahaan.
Sebaliknya, karyawan dengan keterlibatan rendah akan kurang memihak pada
perusahaan dan cenderung hanya bekerja secara rutinitas (Robins, 2001).
DeCareful & Schaan (dalam Lambert, 2008) menyatakan individu dengan tingkat
keterlibatan tinggi akan menempatkan kepentingan pekerjaan di pusat hidupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar