Senin, 11 Juli 2022

Pengertian harga (skripsi tesis dan disertasi)

Harga menurut kotlerdankeller (2009:p.72),merupakan salah satu elemen dalam bauran pemasaran yang berfungsi untuk sinyalagar dapat mengkomunikasikan nilai dari produk atau jasa serta tidakhanya sebagai menentukan profitabilitas. Dalam penetapan harga yang dilakukan oleh perusahaan bukan semata-mata dalam rangka untuk mendapatkan keuntungan
saja, akan tetapi harga juga harus dapat mencerminkan akan nilai atau kualitas yang diharapkan oleh konsumen. Konsumen sering memproses informasi harga secara aktif, menerjemahkan harga berdasarkan pengetahuan mereka dari pengalaman pembelian sebelumnya, komunikasi formal (iklan, telepon penjualan, dan brosur), komunikasi informal (teman, kolega, atau anggota keluarga), titik pembelian atau sumberdaya online, atau faktor lainnya, kotlerdankeller (2009:p.72).Menurut sangadji dan sopiah (2013:p.206) menyatakan bahwa “harga dapat digunakan sebagai indikator pengganti kualitas produk, dengan hasil produk yang berharga tinggi yang bisadipandang positif oleh segmen pasar tertentu”. Menurut lovelock(2012:p.26) harga merupakan mekanisme financialdi manapendapatan dihasilkanuntuk mengimbangi biaya yang dikeluarkan untuk menyediakan layanan sertamenciptakan surplus untuk laba. Harga menurut sunyoto (2014:p.131) merupakan nilai yang dinyatakan dalamsuatu mata uang atau alat tukar, terhadap suatu produktertentu.Menurut hasan (2008: p.301), dalam pasar yang konsumensangat sensitif terhadap harga, bila suatu perusahaan menurunkan harganya, maka para pesaingnya harus menurunkan pula harga mereka. Kondisi seperti ini yang mendasari terbentuknya tujuan stabilisasi harga dalam industri-industri tertentu yang produknya sangat terstandarisasi. Tujuan stabilisasi dilakukan dengan jalan menetapkan harga untuk mempertahankan hubungan yang stabil antara harga suatu perusahaan dengan harga pemimpin industri (industri leader).Menurut hasan (2008: p.298).Sering kali konsumen menganggap bahwa harga yang ditetapkan untuk merek tertentu sebagai ciri dari produk. Melalui pengetahuan ini, konsumen membandingkan dengan harga yang ditawarkan
oleh perusahaanlain dalam suatu kelas produk yang sama. Bagi konsumen juga harga merupakan segala bentuk biaya moneter yang dikorbankan oleh konsumen untuk meperoleh, memiliki memanfaatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanan dari suatu produk atau jasa. Bagi perusahaan, penetapan harga merupakan cara untuk membedakan penawarannyadari para pesaing.Harga adalah suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang atau jasa. Harga merupakan suatu nilai produk, karna akan berpengaruh terhadap keuntungan produsen. Harga juga menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli, sehingga perlu pertimbangan khusus untuk menentukan harga tersebut. Berikut beberapa pengertian harga menurut para ahli. Menurut kotler dan armstrong (2013: p.151), sejumlah uang yang dibebankan atas suatu barang atau jasa atau jumlah dari nilai uang yang ditukar konsumen atas manfaat–manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut. Menurut philip kotler (2012:p.132): harga adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk produk yang akan dibelinya.Menurut kebijakan mengenai harga sifat hanya sementara, berarti produsen harus mengikuti perkembangan harga dipasar dan harus mengetahui posisi perusahaan dalam situasi pasar secara keseluruhan. Sebagai salah satuelemen bauran pemasaran, harga membutuhkan pertimbangan cermat, sehubungan dengan sejumlah dimensi strategi harga : 1.Harga merupakan penyataan nilai dari suatu produk (a statment of value). Nilai adalah rasio atau perbandingan antara persepsi terhadap manfaat (perceived benefits) dengan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan produk. 2.Harga merupakan aspek yang tampak jelas (visible) bagi para pembeli. Tidak jarang harga dijadikan semaca, indikator kualitas jasa.
3.Harga adalah determinan untuk permintaan. Berdasarkan hukum permintaan (the law of demand), besar kecilnya harga mempengaruhi kualitas produk yang dibeli oleh konsumen. Semakin mahal harga, semakin sedikit jumlah permitaan atas produk yang bersangkutan dan sebaliknya. 4.Harga berkaitan langsung dengan pendapatan dan laba. Harga adalah suatu unsur bauran pemasaran yang mendatangkan pemasukan bagi perusahaan, yang pada gilirannya berpengaruh pada besar kecilnya laba dan pangsa pasar yang diperoleh.5.Harga bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan cepat. Dari empat unsur bauran pemasaran tradisional, harga adalah elemen yang paling mudah diubah dan diadaptasikan dengan dinamika pasa. 6.Harga mempengaruhi citra dan positioning. Dalam pemasaran jasa persetius yang mengutamakan citra kualitas dan ekslusivitas, harga menjadi unsur penting. Harag yang mahal dipersepsikan mencerminkan kualotas yang tinggi dan sebaliknya.7.Harga merupakan masalah nomor satu yang dihadapi para manajer. Sebaliknya ini ditunjukan oleh empat level konflik potensial menyangkut aspek harga: a.Konflik internal perusahaan.b.Konflik dalam saluran distribusi.c.Konflik dengan pesaing.d.Konflik dengan lembaga pemerintahan dan kebijakan publik.8.Harga memiliki peranan utama dalam proses pengambilan keputusan para pembeli, yaitu peranan alokasi dan peranan informasi. a.Peranan alokasi dari harga yaitu fungsi harga dalam membantu para pembeli unruk memutuskan cara memperoleh manfaat atau utilitas tertinggi yang diharapkan berdasarkan daya belinya.
b.Peranan informasi dan harga yaitu fungsi harga dalam menjaring konsumen mengenai faktor-faktor produk, misalnya kualitas. Hal ini terutama bermanfaat dalam situasi dimana pembeli mengalami kesulitan untuk menilai faktor produk atau manfaatnya secaya obyektif. Persepsi yang sering berlaku adalah bahwa harag yang mahal mencerminkan kualitas yang tinggi.

Tidak ada komentar: