Dibawah ini beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengukur citra merek menurut Pramudyo (2016), yaitu :a.Citra perusahaan yaitu, sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa.b.Citra pemakaian yaitu, sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa.c.Citra produk yaitu, sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk.Menurut Dennisa dan Santoso (2016) ada tiga indikator citra merek, yaitu: citra korporat, citra produk dan citra pemakaian, yang dapat dibentuk dengan kontak
yang dilakukan oleh konsumen berdasarkan pengalaman yang konsumen rasakan saat menggunakan produk tersebut.Selanjutnya, menurut Sari (2019) indikator lain dari citra merek adalah:a.Recognition(pengakuan)Tingkat dikenalnya sebuah merek oleh konsumen. Jika salah suatu merek tidak dikenal maka produk dengan merek tersebut harus dijual dengan mengandalkan hargayang murah.b.Reputation(reputasi)Tingkat atau status yang cukup tinggi bagi sebuah merek karena lebih terbukti memiliki track recordyang baik.c.Affinity(afinitas)Suatu emosional relationship yang timbul antara merek dengan konsumen. Produk dengan merekyang disukai oleh konsumen akan lebih mudah dijual dan produk dengan memiliki persepsi kualitas yang tinggi akan memiliki reputasi yang baik. d.Domain Domainmenyangkut seberapa besarscopedari suatu produk yang mau menggunakan merek yang bersangkutan. Domainini mempunyai hubungan yang erat dengan scale of scope.
Sedangkan menurut Pranada, dkk (2017) indikator citra merek adalah sebagai berikut :a.Merek dikenal oleh masyarakat, yaitu familiar dikalangan masyarakat agar mudah diingat dan memudahkan masyarakat untuk mengenal merek walaupun hanya melihat sekilas tentang produk.b.Merek menambah citra diri penggunanya, yaitu ada sebuah hubungan kuat antara merek dan penggunanya pada saat ketika produk dapat membantu mencapai tujuan penggunanya.c.Merek memiliki ciri khas yang berbeda dengan merek lain, yaitu sebuah merek memiliki identitas diri. Fungsinya, agar dapat membentuk persepsi konsumen terhadap tujuan dari merek tersebut. Merek tentu bukan hanya sekedar nama akan tetapi ada makna, tujuan, strategi, visi dan misi didalamnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar