Menurut Assauri (2012) kualitas produk merupakan faktor-faktor yang terdapat dalam suatu barang atau hasil yang menyebabkan barang atau hasil tersebut sesuai dengan tujuan untuk apa barang dan hasil itu dimaksudkan.Menurut Handoko (2013) kualitas produk adalah suatu kondisi dari sebuah barang berdasarkan pada penilaian atas kesesuaiannya dengan standar ukut yang telah ditetapkan. Semakin sesuai standar yang ditetapkan makan akan dinilai produk tersebut semakin berkualitas.
Dimensi Kualitas produk menurut Tjiptono (2008) mengemukakan, bahwa kualitas produk memiliki beberapa dimensi antara lain:1.Kinerja (performance) merupakan karakteristik operasi dan produk inti yang dibeli. Misalnya kecepatan, kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan.2.Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (features) merupakan karakteristik sekunder atau pelengkap.3.Keandalan (Reability) yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal.4.Kesesuaian dengan spesifikasi (conformance to spesifications) yaitu sejauh mana karakteristik desain dan operasi memenuhi standar-standar yang telah ditetapkan sebelumnya.5.Daya tahan (Durability) berkaitan dengan berapa lama produk tersebut dapat terus digunakan. Dimensi ini mencakup umur teknis maupun umur ekonomis penggunaan produk.6.Kemampuan diperbaiki (Serviceability) meliputi kecepatan, kompentensi, kenyamanan, mudah direparasi serta penanganan keluhan yang memuaskan.7.Estetika, yaitu daya tarik produk terhadap panca indera, misalnya bentuk fisik produk yang menarik, model/desain yang artistik, warna dan sebagainya.8.Kualitas yang dipersepsikan (Perceived quality) yaitu citra dan reputasi produk serta tanggung jawab perusahaan terhadapnya. Biasanya karena kurangnya pengetahuan pembeli akan atribut/ciri-ciriproduk yang akan dibeli, maka pembeli mempersepsikan kualitasnya dari aspek harga, nama merek, iklan, reputasi perusahaan maupun negara pembuatnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar