Costabile (dalam Ferrinadewi, 2008) kepercayaan atau trustdidefinisikan sebagai persepsi akankehandalan dari sudut pandang konsumen, atau lebih pada urutan-urutan transaksi atau interaksi yang dicirikan oleh terpenuhinya harapan akan kinerja produk dan kepuasan. Sedangkan Gurviez & Korchia (dalam Ferrinadewi, 2008)berpendapat dari sudut pandangkonsumen kepercayaan merek merupakan variabel psikologis yang mencerminkan sejumlah akumulasi asumsi awal yang melibatkan kredibilitas, integritas, benevolence, yang dilekatkan pada merek tertentu.Sumarwan, (dalam Sangadji & Sopiah, 2013) mengatakan kepercayaan adalah kekuatan bahwa suatu produk memiliki atribut tertentu. Kepercayaan itu sering disebut keterkaitan objek-atribut (object-attribute linkage), yaitu kepercayaan konsumen tentang kemungkinan adanya hubungan antara sebuah objek dengan atributnyayang relevan.
Delgado dkk. (dalam Satyadharma, 2014) mendefinisikan kepercayaan merek sebagai “dugaan atau harapan dengan keyakinan akan reliabilitas dan niat suatu merek dalam situasi yang melibatkan risiko bagi konsumen. Sebagai atribut pengalaman, kepercayaan merek dipengaruhi oleh evaluasi konsumen terhadap setiap kontak langsung (misalnya percobaan, penggunaan) dan tidak langsung (misalnya iklan, dari mulut ke mulut) dengan merek.Ryan, (dalam Arista & Triastuti, 2011) mengatakan bahwa kepercayaan terbangun karena adanya harapan bahwa pihak lain akan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Ketika seseorang telah mempercayai pihak lain maka mereka yakin bahwa harapan akan terpenuhi dan tak akan ada lagi kekecewaan. Lau dan Lee (dalam Putro, 2008) mendefinisikan kepercayaan sebagai kesediaan (willingness) seseorang untuk menggantungkan dirinya pada pihak lain dengan risiko tertentu. Artinya jika konsumen mempercayai suatu merek maka ia akan bersedia untuk menggantungkan kebutuhan konsumsinya pada suatu merek yang dipercayai.Berdasarkan uraian diatas, penulis mendefinisikan kepercayaan merek (brand trust) adalah harapan atau keyakinan konsumenterhadap suatu merek (brand), bahwa produk yang dihasilkandari brandtersebutmampu memberikan manfaat sesuai dengan harapan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya.Brand trustmuncul dari hasil informasi yang diperoleh konsumen baik informasi tak langsung melalui media iklan dan informasi dari orang lain, maupun informasi secara langsung yaitu pengalaman pada saat pemakaian / konsumsi produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar