Senin, 11 Juli 2022

ArtiKode dan Angka Pada Pestisida (skripsi tesis dan disertasi)

1.Kode FormulasiFormulasi terdiri dari 3 macam yang mana dalam label kemasan dapat diketahui dari kode yang tertera pada label.
a.Formulasi pestisida bentuk cair biasanya terdiri dari pekatan yang dapat diemulsikan (EC), pekatan yang larut dalam air (SL), pekatan dalam air (AC), pekatan dalam minyak (OC), Aerosol (A), gas yang dicairkan (LG).b.Formulasi padat terdiri dari formulasi tepung yang dapat disuspensikan atau Wettable Power (WP) atau disebut juga Dispersible Powder (DP), atau Granula (G), pekatan debu atau Dust Concentrate (DC), formulasi pestisida dalam bentuk debu atau Dust (D), formulasi umoan atau Block Bait (BB), formulasi tablet mempunyai kode TB (Tablet).c.Formulasi padatan lingkar mempunyai kode MC di belakang nama dagangnya2.Dosis Pestisidaa.Dosis adalah jumlah pestisida dalam liter atau kilogram yang digunakan untuk mengendalikan hama tiap satuan luas tertentu atau tiap tanaman yang dilakukan dalam satu aplikasi atau lebih. Sementara dosis bahan aktif adalah jumlah bahan aktif pestisida yang dibutuhkan untuk keperluan satuan luas atau satuan volume larutan. Besarnya suatu dosis pestisda tergantung dalam label pestisida. Sebagai contoh dosis insektisida Diazinon 60 EC adalah satu liter per ha untuk sekali aplikasi, atau misal 400 liter larutan jadi jadi diazinon 60 EC per ha untuk satu kali aplikasi sedangkan untuk dosis bahan aktif contohnya sumibas 75 SP dengan dosis 0,75 kg/ha (Djojosumarto,2008)

Tidak ada komentar: