Membangun citra merek yang positif dapat dicapai dengan program marketing yang kuat terhadap produk, unik dan memiliki kelebihan yang ditonjolkan yang membedakan dengan produk lain. Kombinasi yang baik dari elemen-elemen yang mendukung dapat menciptakan citra merek yang kuat bagi konsumen. Pandangan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi faktor citra merek menurut Widiaswara dan Sutopo (2017), sebagai berikut:a.Keunggulan asosiasi merek, yaitu asosiasi merek yang timbul karena adanya kepercayaan konsumen bahwa atribut-atribut dan manfaat yang diberikan suatu merek dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan konsumen.b.Kekuatan asosiasi merek, yaitu asosiasi merek yang terbentuk oleh informasi yang masuk ke dalam ingatan konsumen dan bagaimana informasi tersebut dan bertahan sebagai bagian dari citra merek.Keunikan asosiasi merek, yaitu asosiasi merek yang dapat ditimbulkan dengan membuat perbandingan secara langsung dengan produk atau jasa sejenis dari
c.pesaing, sehingga produk atau jasa tersebut mempunyai asosiasi yang unik dalam benak konsumen. Sedangkan, menurut Hidayat dan Hasan (2018), faktor pembentuk citra merek yaitu : Kualitas atau mutu, Dapat dipercaya atau diandalkan, Kegunaan atau manfaat, pelayanan, resiko, harga, citra yang dimiliki oleh merek itu sendiri.Adapun Sulistian (2011) berpendapat berbeda, yang mengungkapkan faktor-faktor yang mendukung terbentuknya citra merek, sebagai berikut :a.Kualitas atau mutu berkaitan dengan produk barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen dengan merek tertentu.b.Dapat dipercaya atau diandalkan, berkaitan dengan pendapat atau kesepakatan yang dibentuk oleh konsumen tentang suatu produk yang dikonsumsi.c.Kegunaan atau manfaat, yang berkaitan dengan fungsi dari suatu produk barang atau jasa yang dimanfaatkan oleh konsumen.d.Pelayanan yang berkaitan dengan tugas produsen dalam melayani konsumen.e.Harga, dalam hal ini berkaitan dengan tinggi rendahnya atau banyak sedikitnya jumlahuang yang dikeluarkan konsumen untuk mempengaruhi suatu produk, juga dapat mempengaruhi citra jangka panjang.f.Citra yang dimiliki merek itu sendiri, yaitu berupa pandangan, kesepakatan, dan informasi yang berkaitan dengan suatu merek dari produk tertentu.Oleh karena itu, harus diciptakan keunggulan bersaing yang dapat dijadikan alasan bagi konsumen untuk memilih suatu produk. Dengan memposisikan merek lebih mengarah kepada pengalaman atau keuntungan diri dari citra produk. Dari perbedaan yang ada, baik dari produk, pelayanan, personil, dan saluran yang
diharapkan memberikan perbedaan dari pesaing, yang dapat memberikan keuntungan pagi produsen dan pelanggan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar