Senin, 11 Juli 2022

Tujuan penetapan harga (skripsi tesis dan disertasi)

Menurut bucharialma dalam hadiyuda (2014:p.31)penetapan hargaya itu merupakan keputusan tentang harga yang akan diikuti dalam jangka waktu tertentu untuk membuat konsumen agar menjadi tertarik untuk melakukan pembelian.Menurut fandy tjiptono dalam hadiyuda (2014:p.31) menyatakan bahwa terdapat tempat macam tujuan penetapan harga,yaitu:1.Tujuanmengacuterhadaplaba,perusahaanmemilihhargauntuk dapat menghasilkan labayangtinggi.2.Tujuan mengacu pada citra, perusahaan dapat menetapkan harga tinggidalammembentukcitra prestisius,danharga tertentucitra nilai tertentu.3.Tujuan mengacu padavolumepenjualan,menetapkanhargaagarbisa mencapai tingkattarget volumepenjualan.4.Tujuanmengacuterhadapstabilitasharga, perusahaan mempertahankanuntukhubunganyangstabilantara hargadari perusahaan dengan hargapemimpin.Pada dasarnya ada empat jenis tujuan penetapan harga, yaitu: 1.Tujuan berorientasi pada laba Asumsi teori ekonomi klasik menyatakan bahwa setiap perusahaan selalu memilih harga yang dapat menghasilkan laba paling tinggi. Tujuan ini dikenal denagn istilah maksimasi laba. Ada perusahaanyang menggunakan target laba, yaitu tingkat laba yang sesuai atau yang diharapkan sebagai sasaran laba. 2.Tujuan beroriantasi pada volumeAda pula perusahaan yang menetapkan harganya berdasarkan tujuan yang berorintasi pada volume tertentu atau yang biasa dikenal dengan istilah volume pricing objectives, harga ditetapkan sedemikian rupa agar dapat mencapai target penjualan volume (dalam ton, kg , unit , , dan lain-lainnya) nilai penjualan (rp) atau pangsa pasar (absolute maupun kreatif).
3.Tujuan berorientasi pada citraCitra (image) suatu perusahaan dapat dibentuk melalui strategi penetapan harga. Perusahaan dapat menetapkan harga tinggi untuk membentuk atau mempertahankan citra prestisius. Sementara itu harga rendah dapat digunakan untuk membentuk nilai tertentu (image of value) 4.Tujuan stabilitas hargaTujuan stabilitas dilakukan dengan jalan menetapkan harga untuk mempertahankan hubungan yang stabil antara harga suatu perusahaan dan pemimpin industri (industry leader). 5.Tujuan –tujuan lainnyaHarga dapat pula ditetapkan tujuan mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas pelanggan, mendukung penjualan ulang, atau menghindari capur tangan pemerintah. Tujuan penetapan harga jasa perlu dijabarkan ke dalam program penetapan harga jasa dengan mempertimbangan faktor-faktor berikut: 1.Elastisitas dengan hargapermintaan Efektivitas program penetapan harga tergantung pada dampak perubahan harga terhadap permintaan, karena itu perubahaan unit penjualan sebagai akibat perubahan harga perlu diketahui. Namun , perubahan harga memiliki dampak ganda terhadap penerimaan penjualan perusahaan, yakni perubahaan unit penjualan dan perubahaan penerimaan per unit. 2.Faktor persainganReaksi pesaing terhadap perubahaan harga merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan setiap perusahaan. Jika perubahan harga disamai oleh semua pesaing, maka sebenarnya tidak akan ada perubahaan pangsa pasar. Dalam hal ini, pengurangan harga tidak akan berdampak pada permintaan selektif.
3.Faktor biayaStruktur biaya perusahaan (biaya tetap dan biaya variabel) merupakan faktor pokok yang menetukan batas bawah harga. Artinya, tingkat harga minimal harus bisa menutup biaya (setidaknya biaya variabel).4.Faktor lini produkPerusahaan bisa menambah lini produknya dalam rangka memperluas served market dengan cara perluasan ini dalam bentuk perluasan vertikal (vertical extension) dan perluasan horizontal. Dalam perluasan vertikal, berbagai penawaran berbeda memberikan manfaat serupa, namun dengan harga dan tingkat kualitas yang berbeda. Sedangkan dalam perluasan horizontal, setiap penawaran memiliki diferensiasi non harga tersendiri, seperti manfaat, situasi pemakaian, atau preferensi khusus. 5.Faktor pertimbangan lain dalam penetapan hargaFaktor–faktor lain yang harus juga dipertimbangkan dalam rangka merancang program penetapan harga antara lain:a)Lingkungan politik dan hukum, misalnya regulasi, perpajakan, perlindungan konsumen. b)Lingkungan internasional, di antaranya lingkungan politik, ekonomi, sosial budaya, sumber daya alam dan teknologi. c)Unsur harga dalam program pemasaran lain, misalnya program promosi penjualan dan distribusi (seperti diskon kuantitas, kas, fasilitaskredit, bantuan pembiayaandankontrak jangka panjang).

Tidak ada komentar: