Teori legitimasi telah secara ekstensif
digunakan untuk menjelaskan tentang motivasi
pengungkapan lingkungan secara sukarela oleh
organisasi (Pellegrino dalam Jannah, 2012).Teori
legitimasi berfokus pada interaksi antara
perusahaan dengan lingkungan masyarakat
(Ghozali dan Chariri, 2007). Teori legitimasi
menyatakan bahwa terdapat kontak sosial antara
perusahaan dengan lingkungan tempat perusahaan
beroperasi.
Berdasarkan teori legitimasi, organisasi
akan terus berusaha untuk memastikan bahwa
mereka dianggap beroperasi dalam batas-batas dan
norma-norma dalam masyarakat. Mereka berusaha
untuk memastikan bahwa pemangku kepentingan
menganggap aktivitas mereka sebagai legitimasi
(Deegan, 2004). Pengungkapan lingkungan
merupakan salah satu cara bagi organisasi untuk
memperoleh legitimasi ini (Berthelot dan Robert,
2011).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar