Menurut Weston & Copeland (1995, h. 108) dan
Sunariyah (2010) mengklasifikasikan bentuk pasar yang
efisien ke dalam tiga efficient market hypothesis (EMH),
yaitu:
1. Efisiensi Pasar Bentuk Lemah (Weak Form) yaitu suatu
pasar modal dimana harga saham merefleksikan semua
informasi harga saham histori. Menggambarkan bahwa
harga surat berharga saat ini betul-betul
menggambarkan seluruh informasi yang terkandung
dalam harga-harga surat berharga di masa-masa lalu. Ini
berarti bahwai investor tidak dapat hanya menggunakan
informasi masa lalu untuk mendapatkan abnormal
return.
2. Efisiensi Pasar Bentuk Setengah Kuat (Semi Strong
Form) yaitu menggambarkan semua informasi yang
dipublikasi sampai ke masyarakat keuangan, tujuannya
untuk meminimalkan ketidaktahuan mengenai operasi
perusahaan dan menjelaskan kebenaran nilai dari efek
yang telah dikeluarkan oleh emiten. Sehingga tidak
seorangpun yang mampu memperoleh tingkat
pengembalian yang berlebihan dengan hanya
menggunkan sumber-sumber informasi yang
dipublikasikan. Ternasuk laporan tahunan perusahaan,
edaran NYSE, atau laporan penasehat investasi yang
diterbitkan
3. Efisiensi Pasar Bentuk Kuat (Strong Form) merupakan
tingkat efisiensi pasar yang tertinggi. Memiliki hipotesa
bahwa harga-harga surat berharga betul-betul
menggambarkan seluruh informasi baik yang di
publikasikan maupun yang tidak.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa di dalam pasar
yang kompetitif, harga saham suatu perusahaan ditentukan
oleh penawaran yang tersedia dan permintaan agregat.
Informasi baru yang relevan digunakan untuk menganalisis
dan menginterprestasikan nilai dari perusahaan yang
bersangkutan dan bisa berakibat adanya pergeseran ke harga
saham yang baru. Harga saham ini akan berubah ke harga
ekuilibrium yang baru jika ada informasi baru lainnya yang
masuk.
Rabu, 30 Desember 2020
Klasifikasi Bentuk Pasar Yang Efisien (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar