Analisis mikro untuk mengetahui kondisi perusahaan. Yang dapat
dilakukan disini mengetahui siapa manajemen perusahaan tersebut,
bagaimana kualitas manajemenya, bagaimana strategi perusahaan tersebut
untuk meghadapi pesaingnya,dan kondisi keuangan perusahaan yang
diukur dengan analisis rasio keuangan.
Rasio Liquiditas
Mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar pokok kewajiban
jangka pendek dan Bunga kewajiban jangka panjangnya, semakin tinggi
rasionya, maka perusahaan dianggap memiliki margin of safety yang
cukup tinggi pula.
o Quick ratio: mengukur kecukupan asset lancer perusahaan untuk
membayar hutang jangka pendeknya.
o Current rastio: dapat mengukur kecukupan asset lancer suatu
perusahann yang dapat menutupi kewajiban lancer.
Rasio aktivitas
Mengukur kemampuan perusahaan untuk merubah asset dan modal yang
dimiliki untuk dijadikan kas atau penjualan.
o Asset turnover: mengukur besarnya pemanfaatan asset oleh perseroan
untuk dijadikan pendapatan penjualan.
o Average collection period: memperkirakan waktu yang dibutuhkan
oleh perseroan untuk menerima pembiayaan atas piutangnya.
o Inventory turnover: menunjukan berapa kali persediaan dapat dijual
dalam satu periode tertentu.
Rasio pembiayaan
o Debt to equity ratio: mengindikasikan besarnya utang yang digunakan
perusahaan untuk permodalanya dalam menjalankan bisnis. o Debt to asset ratio: menunjukan besarnya asset yang diperoleh dari
hutang. Semakin besar rasio dapat diartikan perusahaan memiliki
resiko perusahaan yang tinggi.
Rasio kinerja
Mengukur kinerja perseroan pada suatu periode tertentu, terhadap periode
sebelumnya.
o Earning per share = net income/outstanding shares
o Price to earning = share price/EPS
o Book value per share = total common equity/outstaning shares
o Price to book value = share price/BVPS
o Dividend payout ratio = total dividend/net income
o Dividend yield = dividend per share/share price.
Rabu, 30 Desember 2020
Analisis Mikro Perusahaan (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar