Wira (2014:126) mendefinisikan valuasi saham adalah metode untuk
menghitung estimasi harga wajar suatu saham (fair value). Harga wajar suatu
saham sering juga disebut nilai intrinsik (intrinsic value), yaitu suatu nilai
saham yang dianggap benar-benar mewakili performa suatu perusahaan.22
Menurut Murhadi (2009) bahwa valuasi saham memainkan peranan yang
berbeda untuk setiap individu. Seorang investor yang pasif hanya
membutuhkan proses yang minimal, sedangkan investor yang aktif akan
sangat membutuhkan valuasi saham. Namun, pada investor yang aktif pun
terdapat perbedaan peran dari valuasi, untuk market timers menggunakan
valuasi yang lebih sedikit daripada investor yang memegang saham untuk
jangka panjang. Dalam bidang manajemen portofolio valuasi saham
merupakan peranan penting dalam analisis fundamental dan sedikit dalam
analisis teknikal.
Menurut Wira terdapat banyak metode untuk menghitung harga wajar
saham dengan analisis analisis fundamental, namun pada prinsipnya terbagi
menjadi 2 (dua) kategori, yaitu:
a. Metode Komparatif / Price Multiple
Metode ini melakukan analisis melalui komparasi atau membandingkan
dengan perusahaan lain dalam industri sejenis. Disebut juga dengan
price multiple karena metode ini menggunakan berbagai rasio harga
saham terhadap pendapatan, atau penjualan. Contoh dari metode ini
yaitu menggunakan PER atau PBV.
b. Metode Absolut
Metode ini menggunakan faktor fundamental dari perusahaan
bersangkutan, tanpa dibandingkan dengan perusahaan lain. Contoh dari
metode ini adalah model diskon deviden (DDM), metode pendiskontoan
arus kas (DCF), dan metode free cash flow (FCF).
Rabu, 30 Desember 2020
Valuasi Saham (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar