Abnormal return diperoleh dengan membandingkan return yang
diharapkan (expected return) dengan return yang sesungguhnya (actual return).
Tingkat keuntungan sesungguhnya merupakan selisih antara harga saham
periode sekarang dengan periode sebelumnya. Abnormal return digunakan
dalam penelitian event study untuk menganalisis apakah suatu peristiwa
mempunyai kandungan informasi atau tidak dan juga untuk menguji efisiensi
pasar (Marina, 2005). Penelitian dari Brown dan Warner (1985) yang diacu
oleh Hartono (2015: 648) menyatakan bahwa return ekspektasi merupakan
return yang harus diestimasi. Terdapat tiga model yang dapat digunakan untuk
mencari return ekspektasi, yaitu Mean Adjusted Model, Market Model, dan
Market-Adjusted Model.
Rabu, 30 Desember 2020
Abnormal Return (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar