Rabu, 28 Juni 2023

Malcolm Baldrige Criteria


Malcolm Baldrige Criteria merupakan sistem manajemen kualitas formal yang
berlaku di Amerika Serikat, diciptakan pertama kali pada saat US Congress pada
tahun 1987 sebagai penghormatan kepada Malcolm Baldrige, Commerce
Department Secretary. Baldrige sendiri adalah menteri perdagangan Amerika
Serikat (1981-1987) di era Presiden Ronald Reagan yang memiliki berkontribusi
besar pada peningkatan mutu dalam berbagai aspek jangka panjang di Amerika
Serikat (Gaspersz, 2007:195-196). Pada setiap tahunnya Malcolm Baldrige
memberikan Award terhadap organisasi yang mengimplementasikan Malcolm
Baldrige Criteria untuk sebuah keunggulan kinerja yang ada di perusahaan.
Penghargaan ini dikelola oleh Lembaga Standar dan Teknologi Nasional (The
National Institute of Standard and Technology).
Kerangka Baldrige dalam pelaksanaannya dapat membantu mengelola
semua komponen organisasi sebagai kesatuan yang utuh, sehingga rencana, proses
dan tindakan organisasi dapat konsisten. Blok bangunan sistem adalah kriteria
Baldrige untuk Keunggulan Kinerja, nilai dan konsep inti, dan pedoman penilaian.
Tujuan kerangka Baldrige adalah untuk membantu organisasi yang diwakili oleh
tujuh aspek penting dalam pengelolaan dan pelaksanaan sebagai sebuah organisasi
(National Institute Of Standart And Technology (NIST), 2015):
1. Kepemimpinan
2. Strategi
3. Pelanggan
4. Pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan
5. Tenaga Kerja
6. Operasi
7. Hasil
Baldrige mempromosikan perspektif sistem yang berarti mengelola semua
komponen organisasi sebagai kesatuan yang utuh untuk mencapai kesuksesan yang
berkelanjutan. Blok bangunan sistem dan mekanisme pengintegrasian adalah nilai
dan konsep inti, ketujuh kategori yang saling terkait dan pedoman penilaian.
Baldrige memiliki dampak nasional dan global sehingga kerangka dan kriteria
Baldrige dapat memainkan tiga peran dalam memperkuat daya saing (Sadikin,
2005:3) :
1. Membantu meningkatkan kapabilitas dan kinerja organisasi..
2. Memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi praktik terbaik diantara
semua jenis organisasi.
3. Menyediakan working tools untuk pemahaman dan pengelolaan kinerja, serta
program perencanaa dan pelatihan.
Kerangka kerja Baldrige dan tujuh (7) kriteria yang ada dalam Malcolm Baldrige
digunakan untuk membantu organisasi meningkatkan daya saing.
Pendekatan dengan pola Baldrige telah banyak digunakan oleh ribuan
organisasi untuk tetap bertahan dalam kondisi kompetisi dengan meneingkatkan
efektivitas. Setidaknya ada lima alasan untuk memilih Baldrige sebagai Kerangka
Kerja Manajemen kinerja (Sadikin, 2005:5) :
1. Kriteria untuk keunggulan memberi kerangka kerja untuk upaya perbaikan
tanpa mendikte. Organusasi didorong untuk mengembangkan pendekatan yang
kreatif dan fleksibel selaras dengan kebutuhan organisasinya serta untuk
menunjukan hubungan sebab-akibat antara pendekatan dengan hasilnya.
2. Kriteria Baldrige bersifat inklusif. Kerangka Baldrige menguraikan kerangka
kerja yang terintegrasi dengan menjawab seluruh faktor organisasi, operasi
serta hasilnya.
3. Kriteria berfokus kepada persyaratan yang bersifat umum, bukan sekedar
kepada prosedur, tools atau teknik.
4. Kriteria Baldrige merupakan praktik manajemen yang unggul karena selalu
divalidasi. Kriteria secara reguler diperbaiki untuk meningkatkan lingkupnya
meliputi kinerja yang didorong strategi, menjawab segala kebutuhan seluruh
stakeholder, mengakomodasikan kebutuhan dan praktik organisasional yang
penting.
5. Kriteria Baldrige bersifat adaptable atau dapat digunakan oleh bisis besar
maupun kecil, layanan kesehatan dan organisasi pendidikan

Tidak ada komentar: