Menurut Chrisienty dalam Sudiq dan Wijayanti et al (2020),sejаtinyа
kualitas kehidupan kerja ialah teknik dalam mengembangkan sebuag perusahaan
yang dirancang dalam peningkatan akan fungsi dari organisasi/perusahaan yang
memanusiakan pekerja dan lingkungan kerjanya, sehingga nantinya akan
demokratis serta melibatkan langsung para karyawannya dalam keputusan yang
diambil oleh organisasi/perusahaan tersebut. Jikа pаdа kаryаwаn yаng
mengutаmаkаn keorgаnisаsiаnnyа dаlаm perusаhааn, mаkа merekа аkаn dengаn
senаng hаti dаn menjаdi loyаl dаlаm pekerjааn merekа. Mаkа dаri itu, merekа аkаn
senаng jikа hаrus terlibаt dаlаm orgаnisаsi perusаhааnnyа.Dаlаm penelitiаn ini,
mengаcu pаdа indikаtor menurut Chrisienty dalam Sudiq dan Wijayanti et al
(2020) menyebutkаn yaitu: pertumbuhаn dаn pengembаngаn, pаrtisipаsi,
lingkungаn fisik, pengаwаsаn.
Menurut (Rivai dkk, 2012) keterlibatan kerja adalah derajat sejauh mana
seseorang memihak secara psikologis terhadap pekerjaannya dan menganggap
tingkat kinerjanya penting untuk harga diri. Menurut (Langton dkk., 2013)
Keterlibatan kerja adalah suatu pekerjaan yang diberikan kepada karyawan menurut
ditandai dengan wujud peduli yang tinggi dari karyawan terhadap pekerjaannya.
Menurut (Robbins, 2014) keterlibatan kerja adalah derajat dimana orang
dikenal dari pekerjaannya, berpartisipasi aktif di dalamnya, dan menganggap
prestasinya penting untuk harga diri. Keterlibatan kerja merupakan ukuran sejauh
mana seseorang memihak secara psikologis terhadap pekerjaannya dan
menganggap kinerjanya sebagai ukuran harga dirinya.
Menurut (Wijaya, 2017) keterlibaatan karyawan adalah Karyawan dengan
tingkat keterlibatan kerja yang tinggi dengan kuat mengaitkan dirinya kepada jenis
kerja yang dilakukan dan benar-benar peduli dengan jenis kerja itu. Menurut
(Sebastianus et al. 2017) keterlibatan kerja adalah seberapa besar identifikasi secara
psikologis individu terhadap pekerjaannya.
Menurut (Nasution et al. 2018), menyatakan bahwa keterlibatan kerja,
merupakan internalisasi nilai-nilai tentang kebaikan pekerjaan. Menurut (Perrot
dalam Lejen, 2020) keterlibatan kerja adalah tingkat seberapa jauh seseorang
mengidentifikasikan diri terhadap pekerjaan, berpartisipasi aktif di dalamnya, dan
menganggap bahwa kinerja sebagai bagian penting dari harga dirinya.
Menurut (Budiarti, dalam jurnal 2018) Kualitas kehidupan kerja adalah
kondisi kerja sebagai hasilnya interaksi antara individu dan pekerjaan mereka
sehingga membuat pekerja lebih produktif dan memberikan kepuasan kerja.
Menurut (Wulantika, 2018:287) Kualitas Kehidupan Kerja adalah teknik
pengembangan organisasi yang dirancang untuk meningkatkan organisasi
berfungsi dengan memanusiakan tempat kerja, sehingga lebih demokratis dan
melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan membuat.
Dari definisi diatas maka dapat di simpulkan bahwa kualitas kehidupan
kerja adalah suatu gambaran atau Teknik didalam kondisi untuk mengembangkan
sebuah perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya dalam fisik
maupun non fisik.
Menurut (Basyir, 2020) Keterlibatan Kerja: Melibatkan staf dalam
pelaksanaan pekerjaan merupakan tindakan yang diperlukan untuk memotivasi dan
mendorong kepercayaan karyawan untuk bekerja dengan baik.
Dari definisi diatas maka dapat di simpulkan bahwa keterlibatan kerja
adalah suatu rasa yang melibatkan semua karyawan dalam pekerjaannya dengan
mengutamakan tingkat diri sendiri berpartisipasi aktif dan menganggap tugasnya
penting.
Rabu, 28 Juni 2023
Pengertian Kehidupan Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar