Menurut Ashmos dan Duchon (2000) dalam (Phothatullah, 2015)
dimensi spiritualitas ditempat kerja dibagi menjadi tiga, yaitu :
a. Kehidupan Batin
Kehidupan batin didefinisikan sebagai suatu pemahaman tentang
kebutuhan rohani karyawan yang memuaskan untuk penggunaan
kehidupan lahiriah. Keberadaan kehidupan batin juga dapat
berpengaruh dengan perilaku organisasi, yaitu identitas individu dan
identitas sosial. Identitas individu berkaitan erat dengan identitas sosial
karena dalam diri seseorang terdapat bagian dan ekspresi kehidupan
batin masing – masing individu adalah ekspresi identitas sosial.
b. Makna dan Tujuan Bekerja
Kehidupan dan pekerjaan berasal dari sumber yang sama yaitu spirit
serta tidal dapat terpisahkan. Spiritualitas ditempat kerja menyangkut
kehidupan dan pekerjaan agar dapat berjalan bersama. Spiritualitas
ditempat kerja mempengaruhi pekerjaan akan lebih memiliki makna,
serta memupuk jiwa pada saat sedang bekerja sehingga berdampak baik
bagi suatu perusahaan.
c. Hubungan Perasaan dengan Komunitas Kerja
Spiritualitas ditempat kerja bukan hanya hubungan kehidupan batin
individu dengan pekerjaan yang bermakna bagi diri seseorang
melainkan juga tentang hubungan baik dengan orang lain. Menurut
Ashmos and Duchon (2000) dalam (Phothatullah, 2015), hubungan
dengan komunitas kerja dapat membantu pemimpin perusahaan ketika
menghadapi suatu masalah, kesendirian, sakit hati, dan kekecewaan
didalam suatu perusahaan atau organisasi agar permasalahan dapat
terselesaikan dan tidak menjadi berlarut – larut.
Rabu, 28 Juni 2023
Dimensi Spiritualitas di Tempat Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar