Resilient Safety Culture untuk mencapai kinerja keselamatan yang tinggi
secara konsisten, yang ditandai dengan peningkatan kinerja dan kemampuan yang
berkelanjutan untuk menciptakan pandangan ke depan, mengenali dan
mengantisipasi perubahan bentuk risiko keselamatan dalam sistem sosioteknik yang
kompleks (Abubakar et al., 2021b). Resilient Safety Culture juga melibatkan
pengembangan dan kemampuan organisasi untuk menciptakan pandangan ke depan
dan untuk mengenali dan mengantisipasi perubahan bentuk risiko sebelum
konsekuensi yang merugikan terjadi (Trinh et al., 2018). Konsep budaya
keselamatan yang tangguh dapat mengatasi keterbatasan pendekatan budaya
keselamatan tradisional dengan menanggapi risiko keselamatan yang berubah dan
tidak terduga terkait dengan keunikan dan sifat kompleks proyek konstruksi. (Trinh
et al., 2018) (Howell et al., n.d.). Organisasi dengan adanya Resilient Safety Culture
dicirikan dengan komunikasi yang didasarkan pada rasa saling percaya, dengan
persepsi bersama tentang pentingnya keselamatan dan dengan keyakinan pada
kemanjuran tindakan pencegahan (Abubakar et al., 2021b).
Rabu, 28 Juni 2023
Peran Resilient Safety Culture
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar