Penelitian yang dilakukan oleh Ihsan (2017) menemukan bahwa
kepemimpinan transaksional berpengaruh signifikan terhadap work
engagement. Kepemimpinan transaksional memiliki proses yaitu
memperkenalkan apa yang diinginkan bawahan dari pekerjaannya dan
memikirkan apa yang akan bawahannya peroleh jika hasil kerjanya bagus.
Geoi dan Winata (2016) dalam penelitian yang berjudul “Peran Gaya
Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional Terhadap Keterikatan
Kerja (Studi Pada Karyawan Universitas X)”. Penelitian ini menemukan bahwa
kepemimpinan transformasional dan transaksional berpengaruh signifikan
terhadap keterikatan kerja (work engagement).
Penelitian yang dilakukan oleh Subekti (2016) dengan judul “Proses
Peningkatan Keterlibatan Karyawan Melalui Gaya Kepemimpinan dan
Motivasi Kerja (Studi Kualitatif terhadap Tenaga Perawat Unit Rawat Inap
Anak di Balai Klinik Ibu & Anak Rkz Malang)”. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan model kepemimpinan direktur rumah sakit bagi perawat
senior dan menengah melalui pendelegasian wewenang dan keterlibatan dalam
pengambilan keputusan; dan bagi tenaga perawat junior melalui memimpin
melalui contoh dan penjabaran visi dan misi rumah sakit. Motivasi intrinsik
tenaga perawat dalam bekerja adalah panggilan hidup dan kebanggaan dalam
bekerja, sementara motivasi ekstrinsik adalah insentif, gaji, promosi jabatan,
pertukaran tempat dinas, lingkungan kerja yang kondusif dan hubungan antar
rekan kerja yang baik. Adanya konflik yang belum terselesaikan antara direktur
rumah sakit dengan tenaga perawat senior terkait ketidakpuasan dalam
pembagian insentif mendorong terjadinya peningkatan keinginan untuk
mengundurkan diri dari pekerjaan dan lebih cocok diselesaikan dengan model
kepemimpinan transaksional.
Menggunakan gaya kepemimpinan transaksional dapat menjadi alternatif
untuk mendorong keterlibatan karyawan dalam aktualisasi visi dan misi
perusahaan. Sebagaimana telah diuraikan bahwa kepemimpinan
transformasional mengedapankan transaksi dalam prakterk kepemimpinan jenis
ini. Misalkan karyawan akan mendapatkan promosi kenaikan gaji atau jabatan
apabila mampu memenuhi target tertentu.
Sehingga karyawan akan berkontribusi secara aktif dalam kelompok kerja.
Gaya kepemimpinan transaksional mampu mempengaruhi group engagement
dalam suatu organisasi. Bagaimanapun sebagian besar orang bekerja dalam
perusahaan untuk mendapatkan hak dalam bentuk transaksional. Maka
keterlibatan seseorang dalam suatu organisasi berbanding lurus dengan apa
yang didapatkan dari organisasi tersebut
Rabu, 28 Juni 2023
Pengaruh Kepemimpinan Transaksional Terhadap Group Engagement
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar