1) Teori Psikologi Sosial
Amabile (1996) mengemukakan bahwa kreativitas merupakan interaksi antara
faktor lingkungan, karakteristik kepribadian dan kemampuan kognitif. Diuraikan lebih lanjut bahwa ada dua elemen pokok yang terkait dengan definisi kreativitas,
yaitu hasil karya dan jenis tugas yang dikerjakan. Menurut Amabile (1996), suatu
karya dinilai kreatif ketika karya itu memiliki aspek yang baru sekaligus sesuai,
benar, atau bernilai. Sementara jenis tugas yang tidak jelas sasarannya sehingga
memungkinkan individu untuk merumuskan dan menemukan permasalahan serta
mencari cara-cara penyelesaian masalah.
Pandangan teori ini juga mengungkapkan adanya beberapa faktor yang
diperlukan bagi kreativitas seseorang, yaitu kawasan tugas dan pekerjaan, pendidikan
dan pelatihan ketrampilan kognitif, sifat kepribadian tertentu, kemampuan bawaan
atau bakat yang terkait dengan tugas yang diberikan (Amabile, 1996). Maka, ada tiga
komponen utama yang mempengaruhi kreativitas individu, yaitu ketrampilan yang
relevan dengan kawasan tugas (yaitu meliputi keakraban individu dengan
pengetahuan faktual yang terkait tugas, ketrampilan teknis yang dituntut oleh
kawasan tugas, serta informasi yang relevan dengan kawasan tugas), ketrampilan
yang relevan dengan kreativitas (yaitu meliputi gaya kognitif individu, pengetahuan
heuristik, dan gaya kerja kondusif), serta motivasi seseorang terhadap tugas (yaitu
meliputi motivasi instrinsik dan ekstrinsik).
2) Teori Investasi
Teori investasi dikembangkan dari pemikiran Sternberg dan Lubart (1995)
yang menganalogikan kreativitas dengan penanaman modal di dunia bisnis.
Pandangan teori ini menekankan pada anggapan bahwa untuk menjadi kreatif seseorang perlu bertindak seperti good investor yang memiliki prinsip buy low and
sell high. Dengan asumsi yang terkait dengan pencarian gagasan, maka teori ini
menekankan adanya kemauan seseorang untuk menghasilkan dan mengembangkan
gagasan baru diluar kebiasaan dalam menciptakan suatu produk atau solusi
pemecahan masalah yang bisa jadi saat ini kurang diminati banyak orang tetapi
diprediksi memiliki prospek baik dimasa yang akan datang.
Pandangan teori ini berpijak pada Sternberg dan Lubart yang menyatakan
bahwa ada enam sumber penting bagi kreativitas (dalam Runco, 2007), yaitu
inteligensi, pengetahuan, gaya berpikir, kepribadian, motivasi dan lingkungan.
Sinergi dari enam sumber tersebut diasumsikan teori ini dapat melahirkan kreativitas.
3) Teori Sistem
Teori Sistem ini dikemukakan oleh Csikszentmihalyi (1996), yaitu
berpandangan bahwa kreativitas dapat diamati hanya dalam sistem interrelasi antara 3
komponen, yaitu komponen kawasan (domain) yang terdiri dari aturan-aturan
simbolik dan prosedur atau tata kerja, komponen lapangan atau bidang (field) yang
mencakup semua individu yang bertindak sebagai penjaga gerbang suatu kawasan
yaitu bertugas menilai dan memutuskan apakah suatu gagasan baru dapat masuk
dalam suatu kawasan atau tidak, serta komponen individu. Sehingga, kreativitas
dapat dipahami sebagai setiap tindakan, gagasan atau produk yang mengubah
kawasan yang sudah ada atau mentrasformasikan kawasan yang telah ada menjadi
kawasan yang baru. Dalam hal ini, teori Sistem lebih melihat kreativitas sebagai suatu
30
fenomena sistemik dibandingkan fenomena individual, yaitu terkait dengan konteks
interaksi antara pemikiran baru individu dengan konteks sosial budaya yang ada,
dengan asumsi bahwa kreativitas merupakan pemikiran baru yang dihasilkan
seseorang yang disimbolkan dalam kawasan tertentu dan telah dinilai atau diakui oleh
sejumlah individu yang berwenang di kawasan tersebut.
4) Teori Komponensial
Teori komponential (Runco, 2007) menyatakan bahwa ada sejumlah
komponen yang berperan dalam kreativitas, yaitu motivasi terhadap tugas, domain
ketrampilan yang sesuai dan proses kreativitas yang sesuai. Sehingga proses
kreativitas pada dasarnya tergantung pada interaksi antara kondisi yang mendahului,
karakteristik personal dan kondisi situasional. Teori ini juga menyebutkan bahwa
kreativitas memiliki ketergantungan pada proses yaitu motivasi (intrinsik dan
ekstrinsik) dan pengetahuan (baik deklaratif atau faktual atau konseptual dan
prosedural), kreativitas sebenarnya juga terkait dengan ketrampilan memecahkan
masalah, penciptaan ide, dan evaluasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar