Gaya kepemimpinan adalah suatu cara yang dipergunakan oleh seorang
pemimpin dalam mempengaruhi perilaku orang lain. Masing-masing
pemimpin mempunyai gaya yang ingin memancarkan kepemimpinannya.
Menurut Susilo Martoyo (1996:146) gaya kepemimpinan diantaranya:
a. Gaya kepemimpinan Direktif Otokratif
Gaya kepemimpinan ini memberikan peluang yang sangat luas kepada
pemimpin untuk melaksanakan otoritasnya, sedangkan kebebasan
bawahan untuk mengemukakan pendapat sangat terbata s.
Pemimpin merupakan pusat komando, pusat perintah terhadap
bawahan.
b . G a y a K e p e m i m p i n a n P e r s u a s i f
Pemimpin melaksanakan otoritas dan kontrol terutama dalam
proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Pemimpin
memperhatikan masukan-masukan dari bawahan, bawahan mendapat
kebebasan terbatas untuk mengemukakan pendapatnya, mereka diikut
sertakan dalam pengambilan keputusan. Dalam hal ini, putusan pimpinan
merupakan keputusan bersama meskipun jumlah/persentase masukan
dari bawahan masih terhitung minim.
c. Gaya Kepemimpinan Konsultatif
Pemimpin memberikan kesempatan yang luas kepada bawahan untuk
ikut serta dalam pengambilan keputusan. Cara yang ditempuh adalah
menyajikan rancangan yang bersifat sementara. Rancangan
tersebut ditawarkan kepada bawahan, yang masih terbuka
kemungkinan adanya perubahan. Dengan cara ini pemimpin
berkesempatan menguji gagasannya kepada bawahannya melalui
proseskonsultasi. Cara ini juga memberikan peluang yang luas bagi
bawahan untuk mengemukakan pendapatnya secara bebas dalam
membuat suatu keputusan manajemen.
d. Gaya Kepemimpinan Partisipatif
Pemimpin memberikan kesempatan dan kebebasan yang
seluas-luasnya kepada bawahan untuk mengemukakan pendapatnya.
Pemimpin dan bawahan bekerjasama secara penuh dalam team. Cara
lain, pemimpin dan bawahan bekerja dalam team tetapi pemimpin tidak
berperan langsung melainkan mendelegasikan kepada staff senior.
Pendelegasian pembuatan keputusan menunjukan adanya
kebebasan bertindak dalam batas tertentu, meskipun bawahan
sangat dominan tetapi tetap tanggung jawab berada pada pimpinan.
e. G a ya K e p e m i m p i n a n M u s ya w a r a h
K e p e m i m p i n a n b e r d a s a r k a n t a t a n i l a i k e b e r s a m a a n
ya n g d i w u j u d k a n d a l a m bentuk kekeluargaan dan gotong
royang,
tindakan pemimpin ditandai oleh rasa tolong menolong, saling
membantu dan berkerja sama berdasarkan kasih sayang, serta tetap
berpegang pada efisiensi dan efektif. T indakan yang dilakukan
oleh pemimpin dalam pengambilan keputusan mengikuti prosedur
penentuan masalah, pengumpulan data, analisa data dan pengambilan
kesimpulan
f . G a ya d e n g a n o r i e n t a s i t u g a s ( t a s k o r i e n t e d )
KKM berorientasi tugas mengarahkan dan mengatasi bawahan secara
tertutup untuk menjamin bahwa tugas dilaksanakan sesuai yang
diinginkannya.
KKM dengan gaya kepemimpinan ini lebih memperhatikan
pelaksanaan pekerjaan daripada pengembangan dan pertumbuhan
anggota awak kapal itu sendiri.
g. Gaya dengan orientasi karyawan (employee oriented)
KKM berorientasi karyawan mencoba untuk lebih memotivasi
bawahan dibanding mengawasi mereka. Mereka mendorong para
anggota kelompok untuk melaksanakan tugas-tugas dengan
memberikan kesempatan bawahan untuk berpartisipasi dalam
pembuatan keputusan, menciptakan suasana persahabatan serta
hubungan-hubungan saling mempercayai dan menghormati dengan para
anggota kelompok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar