Minggu, 28 Juli 2024

Indikator”Kinerja”Karyawan


Indikator”kinerja” karyawan menurut (Mangkunegara, 2014:97)
adalah :

  1. Kuantitas, yaitu” jumlah yang harus diselesaikan atau dicapai. Pengukuran
    kuantitatif melibatkan perhitungan keluaran dari proses atau pelaksanaan.
  2. Kualitas, yaitu”mutu yang dihasilkan (baik atau tidaknya). Pengukuran
    kualitatif”keluaran mencerminkan pengukuran “tingkat kepuasan” yaitu
    seberapa”baik penyelesainnya ini berkaitan dengan bentuk keluaran.
  3. Ketepatan”waktu, yaitu sesuai”tidaknya dengan waktu yang direncanakan.
    Pengukuran ketepatan waktu”merupakan jenis khusus dari pengukuran
    kuantitas yang menentukan ketepatan waktu penyelesaian suatu kegiatan.
  4. Efektifitas”tingkat penggunaan sumber daya manusia, yaitu organisasi
    dimaksimalkan dengan maksud meningkatkan keuntungan dan
    mengurangi kerugian dari setiap unit dalam penggunaan sumber daya.
    Dalam kinerja”karyawan, terdapat beberapa unsur yang harus menjadi
    perhatian. Bernandin dan Russel (dalam Sapitri, 2016:5) mengemukakan
    bahwa terdapat 7 indikator”yang terdapat dalam kinerja karyawan, yaitu:
    1) Kuantitas (Quantity of work)
    Kuantitas”yaitu jumlah dari hasil kinerja karyawan atas periode waktu yang
    telah ditentukan. Dalam jangka waktu tertentu dilihat apakah hasil kinerja
    sudah mampu untuk mencapai target. Sebagai marketing misalnya, apabila dia
    mampu untuk melebihi target yang telah ditetapkan kepadanya maka itu lebih
    bagus.
    2) Kualitas” (Quality of work)
    Kualitas kerja ini dinilai berdasarkan hasil kinerja dari karyawan, apakah
    kinerja tersebut sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Ketika kinerja
    dari karyawan mampu mencapai kriteria syarat yang ditentukan maka qualitas
    dari kinerjanya sudah dinilai baik. Terlebih lagi apabila hasil kinerjanya lebih
    bagus daripada syarat yang ditetapkan.
    3) Pengetahuan”kerja (Job knowledge)
    Pengetahuan”kerja meliputi”seberapa besar pengetahuan karyawan terhadap
    kerja yang dilakukan. Juga seberapa besar keterampilan dari karyawan untuk
    menyelesaikan dan mengembangkan kerja yang harus dilakukan.
    4) Kerja”sama (Coorperation)
    Kerja”sama yang dimaksud”disini yaitu kesediaan dari karyawan untuk
    melakukan koordinasi dengan sesama karyawan. Selain itu tingkat komunikasi
    yang baik juga menunjukkan bahwakerja sama yang telah dijalin oleh setiap
    karyawan dalam perusahaan berjalan dengan baik.
    5) Dapat”diandalkan (Dependability)
    Setiap karyawan mampu untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi
    tanggung jawabnya sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Hasil”dari
    kinerjanya yang sesuai target juga merupakan ciri dari dapat diandalkan.
    6) Inisiatif (Inisiative)
    Inisiatif”yaitu semangat yang terdapat dalam diri karyawan untuk
    mengerjakan setiap pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dengan
    mengusahakan untuk tepat waktu. Karyawan mampu”untuk menemukan
    solusi bagi pekerjaan yang sulit untuk diselesaikan. Selain itu mampu untuk
    menemukan strategi baru agar pekerjaan lebih mudah diselesaikan.
    7) Sikap (Personal qualities)
    Sikap dalam”penilaian”kinerja meliputi kepribadian, kepemimpinan, keramah
    tamahan, dan integritas pribadi. Kemampuan”karyawan dalam menghadapi
    setiap masalah yang terjadi dalam perusahaan, baik itu masalah yang terjadi
    antar karyawan atau masalah pribadi. Dalam berinteraksi dengan sesama
    karyawan karyawan mampu untuk mengondisikan diri dengan setiap karakter
    karyawan lain yang berbeda-beda

Tidak ada komentar: