Minggu, 28 Juli 2024

Indikator Lingkungan Kerja


Berikut ini beberapa indikator (Sedarmayanti, 2012:46) :

  1. Penerangan/cahaya di tempat kerja, yaitu cahaya atau penerangan sangat
    besar manfaatnya bagi karyawan guna mendapatkan keselamatan dan
    kelancaran kerja, oleh sebab itu perlu diperhatikan adanya penerangan yang
    terang.
  2. Sirkulasi udara di tempat kerja, yaitu udara di sekitar dikatakan kotor
    apabila kadar oksigen dalam udara tersebut telah berkurang dan telah
    bercampur dengan gas atau bau-bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.
    Sumber utama adanya udara segar adalah adanya tanaman di sekitar tempat
    kerja. Tanaman merupakan penghasil oksigen yang di butuhkan manusia.
  3. Kebisingan di tempat kerja, yaitu salah satu polusi yang cukup
    menyibukkan para pakar untuk mengatasinya. Kebisingan merupakan bunyi
    yang tidak dikehendaki oleh telinga.
  4. Ruang gerak, yaitu agar karyawan leluasa bergerak dengan baik, terlalu
    sempitnya ruang gerak yang tersedia mengakibatkan karyawan tidak dapat
    bekerja dengan baik.
  5. Keamanan di tempat kerja, yaitu keamanan dalam bekerja perlu
    diperhatikan guna menjaga tempat dan kondisi lingkungan kerja tetap dala
    keadaan aman.
    Menurut Sri Widodo (2016:96) indikator-indikator yang
    mempengaruhi terbentuknya suatu kondisi” lingkungan kerja antara lain :
  6. Penerangan /cahaya di” Tempat Kerja.
    Penerangan dalam hal ini tidak terbatas hanya pada penerangan listrik saja
    tetapi termasuk penerangan” matahari. Cahaya atau penerangan sangat besar
    manfaatnya bagi pegawai guna mendapatkan keselamatan dan kelancaran
    kerja.
  7. Pengaturan” suhu” udara di Tempat” Kerja.
    Dalam keadaan normal tiap anggota tubuh manusia mempunyai temperature
    yang berbeda. Tubuh” manusia selalu berusaha untuk mempertahankan
    kedaan nomal, dengan suatu tubuh sistem yang sempurna sehingga dapat
    menyesuiakan diri dengan perubahan yang terjadi diluar tubuh.
  8. Kelembapan di Tempat Kerja
    Kelembapan adalah banyaknya air yang terkandung dalam udara, ” biasanya
    dinyatakan dalam presentase. Kelembapan ini berhubungan atau dipengaruhi
    oleh temperatur udara dan secara bersama sama atara temperatur, kelembapan,
    kecepatan, udara bergerak dan radiasi panas tersebut akan mempengaruhi
    keadaan tubuh manusia pada saat menerima atau melepaskan dari tubuhnya.
    Suatu keadaan dengan temperatur udara sangat panas dan kelembapan tinggi,
    akan menimbulkan pengurangan panas dari tubuh secara besar-besaran karena
    sistem penguapan.
  9. Kebisingan” di Tempat” Kerja
    Kebisingan merupakan gangguan dan dapat mengganggu konsentrasi dalam
    bekerja kebisingan dapat menimbulkan bunyi yang dapat mengganggu telinga
    terutama dalam jangka panjang bunyi tersebut dapat mengganggu ketenangan
    bekerja, merusak pendengaran, dan menimbulkan kesalahan komunikasi.
    Maka” suara bising hendaknya dihindari agar pelaksanaan pekerjaan dapat
    dilakukan dengan efektif dan efisien sehingga produktivitas kerja karyawan
    meningkat.
  10. Sirkulasi” Udara di Tempat” Kerja
    Oksigen adalah gas yang paling dibutuhkan oleh setiap manusia untuk
    menjaga kelangsungan hidup. Udara disekitar dikatakan kotor apabila kadar
    oksigen dalam udara tersebut berkurang dan telah bercampur dengan gas atau
    bau-bauan yang berbahaya lagi bagi kesehatan tubuh. Kotornya” udara dapat
    dirasakan dengan sesak nafas dan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan
    akan mempercepat proses kelelahan.
  11. Getaran” Mekanis di Tempat” Kerja
    Getaran mekanis artinya getaran yang ditimbulkan oleh alat mekanis.Besarnya
    getaran ditimbulkan oleh intensitas (meter/detik) dan frekuensi getarannya.
    Getaran mekanis pada umumnya saat mengganggu tubuh karena ketidak
    teraturnya,baik dalam intensitas maupun frekuensinya.
  12. Bau-Bauan” di Tempat” kerja
    Adanya bau-bauan ditempat kerja dapat dianggap sebagai pencemaran, karena
    dapat menganganggu konsetrasi bekerja, dan bau-bauan yang terjadi terus
    menerus dapat mempengaruhi” kepekaan penciuman. Pemakaian ac dapat
    merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau-
    bauan yang mengganggu di sekitar tempat kerja.
  13. Tata” warna di Tempat” Kerja
    Menata warna di tempat kerja” merupakan direncanakan karena pewarnaan
    yang serasi dalam satu ruangan akan senang dan memberikan arti yang sangat
    penting bagi semangat kerja karyawan.
  14. Dekorasi” di Tempat” Kerja
    Dekorasi ada” hubungannya dengan tata warna yang baik, karena itu dekorasi
    tidak hanya berkaitan denganhiasan ruangan kerja saja tetapi berkitan juga
    dengan mengatur tata letak, keleluasan dalam bekerja, tata warna,
    perlengkapan dan lainnya untuk bekerja.
  15. Musik” di Tempat” Kerja
    Musik yang nadanya lembut sesuai dengan suasana,waktu dan tempat
    membangkitkan dan merangsang pegawai untuk bekerja. Oleh karena itu,lagu-
    lagu yang dipilih dengan selektif untuk diterapkan di Tempat Kerja.
  16. Keamanan dan” Kenyamanan di Tempat” Kerja
    Guna menjaga tempat kerja dan kondisi lingkungan kerja tetap dalam keadaan
    aman dan nyaman maka perlu diperhatikan adanya keamanan dan
    kenyamanan bekerja, ” oleh karena itu faktor keamanan dan kenyamanan
    diwujudkan. Rasa aman dan nyaman akan menimbulkan ketenangan guna
    meningkatkan dan mendorong semangat dan kegairahan kerja. Tentunya
    karyawan dapat meningkatkan kinerjanya sehingga” tujuan perusahaan dapat
    tercapai dengan baik

Tidak ada komentar: